NIAS BARU

Nias Bangkit, Nias Berjuang, Nias Bertindak, Nias Sejahtera!

  • December 2016
    M T W T F S S
    « Nov    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Ya’ahowu Banuada

    Salam dari saya, Marinus Waruwu. Weblog "Nias Baru: Ya`ahowu Tano Niha" ini kita jadikan wahana bertukar pikir serta mengerti lebih dalam "berita aktualita Nias". Partisipasi masyarakat Nias sangat diharapkan. Ya'ahowu. Nias berjuang, Nias Nias bertindak, Nias Sejahtera, Nias maju. Semoga!
  • Pages

  • Marinus W. : Abad-21, Kematian Modernitas dan Kebangkitan Agama-agama

    Abad-21 identik dengan bangkitnya agama-agama. Kebangkitan Agama-agama bukan dikarenakan modernitas tidak mampu lagi menjawab segala tuntutan hidup manusia. tapi karena modernitas tidak menyentuh inner/hati manusia yang bersifat rohani yang merupakan inti dari kemanusiaan itu sendiri. artinya modernitas hanya terbatas pada materi, kenikamatan hidup, sementara bagian dalam manusia tidak tersentuh sehingga manusia mengalami kekosongan rohani. akibatnya, hidup manusia selalu identik dengan kegelisahan, kekacauan, dan rasa ketidakbermaknaan hidup. mungkin saja karena modernitas hanya bergulat dengan sisi luarnya saja. artinya yang fisikal semata. sedangkan inti dalamnya terabaikan. akibatnya, Agama adalah pelabuhan terakhir hidup manusia. sebab sisi dalam hidup manusia, hanya agama yang bisa memasukinya. sayang, kebangkitan agama-agama bagai pisau bermata dua. di satu sisi, agama dapat mengkonstruksi kembali hidup manusia yang sudah hancur karena kegelisahan. di sisi lain, agama justru menjadi sebab terjadinya krisis sosial akhir-akhir ini. triumfalisme atau rasa benar sendiri agama-agama tertentu mengakibatkan munculnya fundamentalime yang berujung pada kekerasan, penganiayaan, kefanatikkan, rasa saling curiga dan saling tidak percaya antar komunitas sosial. dan ujungnya juga adalah kekerasan terhadap kemanusiaan. lalu setelah modernitas dan agama ternyata sama-sama penyebab krisis dalam hidup manusia, kemanakah nantinya manusia berlabuh. adakah paham selain itu, apakah ateis.
  • Nias bangkit, Nias berjuang, Nias sejahtera, Nias sejahtera!

    Bukanlah slogan kosong untuk masyarakat nias. Tapi slogan nias bangkit, berjuang, bertindak, sejahtera adalah slogan yang punya makna. makna apa? makna kebangkitan masyarakat nias dari ketertinggalan dan keterpurukannya terutama dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan segala bidang lainnya. Caranya adalah melalui modernisasi pendidikan. Pendidikan adalah salah satu cara terbaik untuk membawa nias ke arah kemajuan. Bila masyarakat punya pola pikir maju dan punya visi dan misi ke depan bukan tidak mungkin masyarakat kita nias dalam 10 tahun ke depan akan sejajar dengan daerah-daerah lain yang telah mencicipi kemajuan.
  • Asking Pardon and Forgiving Offenses:

    You should either avoid quarrels altogether or else put an end to them as quickly as possible; otherwise, anger may grow into hatred, making a plant out of a splinter, and turn the soul into a murderer. For so you read: “ Everyone who hates his brother is a murderer “ (I Yoh 3:15) Whoever has injured another by open insult, or by abusive or oven incriminating language, must remember to repair the injury as quickly as possible by an apology, and he who suffered the injury must also forgive, without further wrangling. But if they have offended one another, they must forgive one another`s trespasses for the sake of your prayers which should be recited with greater sincerity each time you repeat them. Although a brother is often tempted to anger, yet prompt to ask pardon from one he admits to having offended, such a one is better than another who, though less given to anger, finds it too hard to ask forgiveness. But a brother who is never willing to ask pardon, or does not do so from his heart, has no reason to be in the community, even if he is not expelled. You must then avoid being too harsh in your words, and should they escape your lips, let those same lips not be ashamed to heal the wounds they have caused. Thank You!
  • Tulisan Teratas

  • Meta

TAMU

Bapak-Ibu, Saudara-Saudari, mari bergabung di Weblog ini. Trim’s

58 Responses to “TAMU”

  1. Restu Jaya Duha said

    Yth. Redaktur Weblog Suara Nias Baru
    Bapak Marinus Waruwu

    SELAMAT DAN SUKSES atas diluncurkannya Weblog ini.
    Isilah Weblog ini dengan “data dan fakta” yang akurat dan dipercaya.
    Semoga cita-cita yang diemban oleh Weblog ini tercapai, yaitu Nias Bangkit, Berjuang, Bertindak dan Sejahterah.

    Ya’ahowu

    Restu Jaya Duha
    Karlsruhe-Jerman

    • pak sumitro said

      JIKA ANDA BUTUH ANGKA RITUAL 2D 3D 4D DI JAMIN 100% JEBOL BILAH BERMINAT HUB KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB THA,SK ROO,MX SOBAT…

      : JIKA ANDA BUTUH ANGKA RITUAL 2D 3D 4D DI JAMIN 100% JEBOL BILAH BERMINAT HUB KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB THA,SK ROO,MX SOBAT…

      : JIKA ANDA BUTUH ANGKA RITUAL 2D 3D 4D DI JAMIN 100% JEBOL BILAH BERMINAT HUB KI ANGEN JALLO DI NMR (_0_8_5_2_8_3_7_9_0_4_4_4_) JIKA INGIN MENGUBAH NASIB THA,SK ROO,MX SOBAT…

  2. ANG said

    Ya’ahowu!

    Selamat & Sukses kepada Bp. Marinus Waruwu di Bandung dengan melaunching situs barunya, yakni https://niasbaru.wordpress.com

    Semoga dengan dilaunchingnya situs niasbaru yang merupakan kreasi Ono Niha sendiri dapat menambah iptek serta nuansa wawasan Ono Niha dimanapun berada, Gbu.

    Shalom,
    ANG
    HP.: 0815 1424 8880

  3. niasbaru said

    Marinus W.

    Terima kasih untuk Bp. Retu Jaya Duha saran dan usul Bapak merupakan masukan yang sangat baik saya.

    Terima kasih juga kepada Bapak ANG, harapan-harapan semua harapan-harapan anda merupakan masukkan yang sangat baik untuk saya sehingga dari hari ke hari weblog ini menjadi menjadi sarana yang sangat baik dan berguna untuk kita masyarakat Nias di mana puan berada.

  4. niasbaru said

    Marinus W.

    Terima kasih untuk Bp. Retu Jaya Duha saran dan usul Bapak merupakan masukan yang sangat baik untuk saya.

    Terima kasih juga kepada Bapak ANG, harapan-harapan semua harapan-harapan anda merupakan masukkan yang sangat baik untuk saya sehingga dari hari ke hari weblog ini menjadi menjadi sarana yang sangat baik dan berguna untuk kita masyarakat Nias di mana puan berada.

  5. Postinus said

    Selamat buat Sdr. Marinus Waruwu. Moga Weblog ini bermanfaat bagi perkembangan Nias. Ya’ahowu

    • salam kenal Fr. postinus. saya sr. m. steffi FSGM.dulu nama kecilku Stefani sehati lombu. saya sempat kenal dgn Fr. waktu da tsunami, gempa bumi di Nias,ketemu di pastoran mandehe saya pernah kerja sama bersama adek Tiance gulo. yaahowu dano Niha.

      • Postinus said

        Hallo juga Sr. M. Steffi…iya saya masih kenal Sr. Salam kenal juga…..bagaimana kabar? Saya sekarang sehat dan baik saja…sudah di Bandung…..

    • sehati lombu said

      selamat malam Fr. kabar dari saya puji Tuhan sehat dan baik adanya, sekarang saya di Jakarta,saya senang bisa bertemu ndatali fuso moroi badano niha walau ada kata mengatakan, ada pesan tanpa suara dan tulisan tanpa orangnya sungguh aneh tapi nyata.tapi bagiku pengalaman ini, kasih Allah yang luar biasa, lau Fr. saohagolo yaahowu jibongi

      sr. steffi.

  6. cornel chinorta kaban said

    Cornel Chinorta Kaban (author of http://www.macharos.page.tl):
    bloknya bagus dan inspiratif. semoga media ini bisa menjadi salah satu instrumen untuk meningkatkan, tentu saja mensosoalisasikan budaya nias yang kaya itu.
    selamat dan tetap mengisinya dengan informasi yang aktual seperti sekarang ini. yahowu.

  7. fredaes said

    glitter-graphics.com

  8. Moderator said

    Selamat ya buat fredaes untuk Blog barunya. Maju terus!

  9. maulida said

    Halo Marinus… blognya bagus. Berkarya terus!

  10. alexander said

    Oke…selamat kepada Marinus atas peluncuran blog-nya, sejak dulu saya yakin bahwa anda berbakat untuk menjadi orang sukses…kembangkan…

  11. Fidelis said

    Ya’ahowu Sdr. Marinus W
    Selamat atas peluncuran blog Nias baru ini. Semoga makin bermanfaat. Ondrasido ba Dowitowi Solohe Turia…?.

    Ya’ahowu

  12. Titus Waruwu said

    Marinus
    Mehauga bongi no mangawulido ba khoda ba dano niha. Ba`oya sibai perubahan ba dano niha. Noarou Fabo`o ira me inoto yaita masih SMP BA LAWELU. Ba no falukhaga nda bapa ba ira mama, ba sebagian nda awoda ba SMP dulu. Laowai ndaugo he Berkarya terus memperkenal tano niha di dunia maya

    Bekasi

  13. Tsue said

    Selamat buat marinus yang semakin mahir dalam penulisan. melalui gagasannya, saya melihat saudara marinus dapat memperkatakan apa yang tak dapat terkatakan serta memikirkan apa yang tak terpikirkan….

    selamat dan sukses buat Marinus

  14. Yahowu Bapak M.Waruwu
    Pepatah berkata ” Tak kenal maka tak sayang ” Sebelumnya Namaku Soni dengan Marga Waruwu saya asal Mandrehe-Gally, Sangat bahagia berkunjung diblog ini, Liat ada tulisan Waruwu, jadi hati jadi penasaran Waruwu mana ya….?
    Terus untuk buat blog ini kuncinya dimana ya dan bagaimana, help me kepingin juga jika ada waktu luang tuk balas ke soni_waruwu@yahoo.com

  15. Marinus W. said

    Hallo Soni W.

    Salam kenal, salam kasih dari saya Talifusomo Marinus W. dari Mandrehe City. Sebagai sesama orang Nias, saya merasa senang dan bangga karena melalui gubuk Nias Baru kita yang kecil ini, kita bisa saling kenal,saling sapa dalam uraian kata dan kalimat. Walaupun kita tidak bertemu langsung, namun kata dan kalimat komunikasi yang kita gunakan tidak akan mengurangi kebahagian kita semua karena kita saling kenal, dan sapa.Terima Kasih atas komentarnya, dan mengenai diri saya, tentang siapakah gerangan diriku, silahkan baca di halaman Riwayat Hidup.

    Bandung, Jabar

    • sitty amanah waruwu said

      salam kenal bang martinus,saya senang sekali dapat mengenal abang melalui blog ini,walaupun tidak kenal wajah tapi saya samgat salut dgn abang karena memiliki rasa persaudaraan yg tinggi dgn sesama ono niha.

      saohagolo

      Bandung,jabar

  16. FOIMAN ZEGA said

    yaahowu!
    bang marinus,saya sangat salut sama abang ,atas keberhasilan abang.
    bang boleh minta e-mail nya?
    bang saya akan terus berdo’a agar abang terus sukses dan jaya.
    ini dari iman zega

    MEDAN

  17. Marinus W. said

    Yaahowu!

    Salam Kasih saudara foiman. Terima Kasih talifuso telah berkenan memberi komentar segar di situs kita tercinta ini. Bukan hanya talifuso yang berdoa untuk saya, saya juga terus berdoa untuk anda dan siapa pun yang yang cinta akan kemajuan, dan perubahan di Nias kita tercinta. Dan marilah mulai dari dalam diri kita sendiri melakukan perubahan itu. Entah melalui proses pendidikan dan lain-lain.

    Saohagolo
    Bandung

  18. foiman zega said

    bang ,aq sangat terharu mendapat kasih sayang dari abang,saya tak menyangka abang begitu sayang kepada anak nias.bang baru pertama ini saya mendapat perkata’an yang sangat indah dan menusuk hati.
    bang , saya ini anak yatim piatu yang slalu di hina di cemo’oh orang banyak, namun abang beda ,abang sangat baik.
    bang saya mau minta tolong/respon ama abang.
    bang gimana biar aq bisa mendapat kasih sayang dari bapak ibu saya?

  19. hakiki said

    saya adalah gadis minang campuran mandailing’ saya punya seorang boyfriend dari nias dari keturunan zega. kami kenalan diparawang ketika saya mau mencari kerja. sebenarnya dia orang nya baik namun saya selalu menyakitinya. padahal saya sangat menyayanginya. kadang cinta selalu salah tingkah,itulah yang terjadi pada saya. ketika di pergi baru saya menyadari kalau dia sangat berarti buat saya. selama ini saya selalu ragu akan agama dan statusnya. karna saya beragama islam dan takut dibilang merebut suami orang. salam kenal buat teman2 di nias. Allah SWT selalu melindungiku. amin

  20. Stadi Dachi said

    Taando sahaugolo pa Waruwu melalui informasi ini salah satu cara untuk memajukan Nias masa depan yang lebih cerah, Yaahowu. Stadi Dachi. Manado – Sulawesi Utara

  21. Mestinus Laoli said

    Thanks banget bwt redaksi yg tlh bersusah payah melunching blog ini, smg pa yg mnjd visi & misinya terlaksana dgn baek, lancar sert dpt mnjd wacana bwt rekan2 yg mw bergabung dan tidak menutup kemungkinan hny dr nias za dari lain jg welcome…..

  22. YA'ARO WARUWU said

    ” Sukses selalu buat Sdr Marinus Waruwu….” Saya yakin Blog ini akan menjadi Idola dari yang Muda sampai orang tua dan menjadi sumber inspirasi untuk mencapai target kita semua khususnya anda…,NIAS BANGKIT, NIAS BERJUANG, NIAS BERTINDAK,NIAS SEJAHTERA……….
    “TUHAN MENYERTAI NIAS”…….Saya juga ingin belajar banyak dari anda dalm segala hal dan selalu berbagi cerita sekalipun saat ini saya ada di Kalimantan Timur/Malinau,…demi Target kita semua di segala bidang dan tempat di belahan Bumi ini…!
    YA’AHOWU…!
    aro.0910@gmail.com

  23. Bravo… salut untuk Sdr.Marinus Waruwu ! Melalui blog ini kita dapat mempererat tali persatuan & persaudaraan sesama Ono-Niha.. Pikiran dan gagasan anda untuk memajukan Nias melalui situs ini sangatlah mulia, menjadi contoh dan teladan yang baik bagi kita semua sebagai Ono-Niha khususnya kalangan muda Nias.
    Sukses selalu, Tuhan Yesus memberkati..

  24. Otniel Lizaro Waruwu said

    Salam kenal dengan keluarga besar Ono Niha
    Saya memperkenalkan diri :

    Nama : Otniel Lizaro Waruwu (Ama Nito)
    Alamat : Bogor – Jabar
    Asal : Lasarabaene – Mandrehe – Nias

    Saya telah menjadi caleg DPR RI dari Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) nomor urut 4 dapil Sumut II.

    Mohon doa restu dan tolong disebarluaskan kepada keluarga kita yang ada di Nias dan Tapanuli.Profil saya ada di : http://www.gemaniasbarat.wordpress.com

    Atas doa dan dukungan ndra talifuso saya ucapkan terima kasih.

    Yaahowu
    Ama Nito
    email : lizaro_waruwu@yahoo.com

  25. Marinus W. said

    Yaahowu Pak Waruwu

    Selamat dan Sukses menjadi anggota DPR-RI. Kami masyarakat Nias dengan sepenuh hati mendukung usaha Bapak untuk menjadi anggota DPR-RI.

    Sayang sekali Pak Waruwu, karena Bapak dicalonkan melalui DAPIL SUMUT. Kalau di daerah Jawa Barat & sekitarnya, mungkin kami bisa membantu Bapak.
    Tapi kami tetap mendukung Bapak, walaupun itu hanya dalam bentuk do`a-do`a kepada Tuhan kita Yesus Kristus.

    Maju terus, yakinlah Tuhan menyertai Anda!

    Yaahowu!

  26. Anna Morakj Gulo said

    Hidup Ono Niha

    Salam kenal Abang Marinus W.

    Saya Anna sedang kul di Universitas Gajah Mada. Hadia tola usofu nomor hp abang ma alamat email-mo??? Omasido fahuhuo mena`o kho Abang.

    Trim`s Abang Marinus W.

  27. Ian Hulu said

    Yaahowu fefu!!!!

    Salam kenal bwt tmn2 smua yg nongol d weblog Nias Baru. 9w Ian Hoeloe d Jakarta, kuliah d Univ. Kristen Ind. 9w alumni SMA Pembda 1 Nias.

    Bt B Marinus…SALUT…. Maju trus, gapai cita2mu, so 9w berharap k dpn B’Marinus gk hnya bs berkata2 lwt situs ne, tp bs brkt2 melalui sikap bt Nias.

    dan…jadilah inspirator bt tmn2 dr Nias.

    srry…numpang salam bt tmn2 alumni SMA Pembda 1 angktn 2003, bt Ident d Thomas Medan, Tian-Meiman “kembar” d USU, Yety d UGM n de others.

    bye…bye….GBU

  28. faozangea said

    hai bang, gw sangat bangga terhadap website yang baru ini soalnya nias sekarang sudah berubah menjadi nias yang lepas dari keterpurukkan.

    gw Faozan Gea Mahasiswa Universitas Khatolik Parahyangan Bandung.
    YAAHOWU Fefu banuada.

  29. Syalom….

    Salam sejahtera bagi kita semua. Amin
    Terimkasih atas nias baru ni. saya sangat terkesan karena
    ada yang masih peduli nias tercinta kita.
    kalau bisa ketrampilan//ilmu web bisa diajarkan sama anak-anak Nias,
    demi kemajuan putra-putri Nias kedepan.
    Tuhan Yesus memberkati…… Amin.

  30. Alexander said

    Selamat siang.
    Senang bisa bergabung di sini, walaupun saya bukan kelahiran Nias, tapi masih berdarah Nias, menurut cerita, kakek saya itu Zendato dan nenek saya Zebua (mudah mudahan ejaannya tidak keliru). Hanya sayang tali sisilah saya terputus dengan tanah leluhur saya, tak satu kata bahasa niaspun yang saya pahami apalagi budayanya.
    Terima kasih
    Salam
    Alex

  31. Mas Marinus,

    terima kasih atas commentnya di blog saya.. blog anda juga isinya bagus-bagus (bahkan lebih ‘pro’ dibanding blog saya)🙂

    hanya ingin menyapa saja. overall,, happy writing..🙂

  32. ivadaya zendrato said

    ya’ahowu……………

    bwt redaksi blog ini,makasih banyak, atas perhatiannya untuk usahanya
    memajukan nias kita tercinta……….,sedikit banyaknya…….abg telah berbuat….semangat!!!!!!

    o y bwt teman2 anak nias dimanapu berada…….
    kami juga ada blog nih, PERSEKUTUAN-SALIB KASIH ANAK NIAS(P-SKAN)” mahasiswa nias yang kuliah di UKRIM yogyakarta “( yg jlhnya sekitar 250 org).klo mo liat pa aja kegiatanya liat ja di
    http://WWW.SKANJOGJA.CO.CC

    buat abg redaksi kalau bisa blog P-SKAN di publish ja atau di buat linknya he100x……

    ma kasi y…………….

  33. HASAN said

    YAAHOWU MARINUS,SELAMAT NATAL YA.

  34. niasbaru said

    Salam sehatera!

    Untuk:

    Anna Morakj Gulo
    Ian Hulu
    faozangea
    Alexander
    ivadaya zendrato
    Paman HASAN
    Chiki
    Yeremieli
    Eliver Jhony de Dext…
    marlina
    Firdaus Gulo
    pmkuncen
    Fonaha-Mo Gulo

    Redaksi http://www.niasbaru.wordpress.com mengucapkn selamt bergabung di website Nias Baru. Semoga diskusi kita semakin hangat, dan memberi inspirasi dalam membangun masa depan yang cerah.

    Selamat Natal 2008 dan Tahun Baru 2009

    Tuhan Memberkati!

    Marinus Waruwu
    Bandung

  35. Marinus W. said

    Yaahowu!

    Untuk Sdr. Hasan Saya mengucapkan selamat Natal 2008 dan tahun baru 2009. Kalau saya tidak salah saya mengenal saudara. Soalnya ada paman saya yang bernama Hasan juga dan kini sedang kuliah STT di Malang, mungkin saudarakah yang dimaksud?

    Bila ia, hadia duria dari Malang?. Akan tetapi jika bukan, saya mohon maaf, saya mengucapkan selamat bergabung di NIAS BARU KITA JAYA!

    Bandung

  36. Drs Firman Harefa said

    Kiamatkah Nias Pasca BRR?

    Oleh: Drs. Firman Harefa, S.Pd

    Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhanan Kantor Administrator Pelabuhan Kelas I Dumai – Riau

    Seminar Nasional Kesinambungan Percepatan Rekonstruksi Nias Pasca BRR tanggal 6 Desember 2008 itu seolah memunculkan cemas dan bimbang bagi sebagian pihak. Ditaja oleh DPP Himpunan Masyarakat Nias Indonesia (HIMNI), ruangan Grand Menza Jakarta dipenuhi tokoh masyarakat dari berbagai kalangan. Antaranya, Kepala Bappenas, Paskah Suzetta, Letjen TNI (purn) DR. TB Silalahi, Hekenus Manao M.Acc.PhD (Irjen Depkeu), Binahati Baeha, SH (Bupati Nias), Herman Laia, SH (mewakili Bupati Nias Selatan), Ir.Icitiar Nduru (Ketua Umum DPP HIMNI) serta perwakilan dari Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal (Meneg PDT).
    Intinya, seminar itu membahas nasib Nias setelah ditinggal BRR yang masa tugasnya berakhir April 2009. Saya rasa, wajar timbul kecemasan dan beragam sikap lainnya. Sebab, setelah diluluhlantakkan bencana gempa dan tsunami 26 Desember 2004, disusul pula gempa bumi pada 28 Maret 2005 (saya berada di Nias ketika itu dan mengalami langsung kejadian ini), pembangunan fisik yang kini ada tak bisa lepas dari peran keberadaan BRR (Badan Rekonstruksi dan Rehabilitasi).
    Dalam tulisan ini, sengaja saya batasi hanya membahas keberadaan BRR di Nias. Sebenarnya, kiprah lembaga yang ditunjuk pemerintah ini juga ada di Aceh. Tapi, sebagai masyarakat Nias, rasanya tentu lebih baik saya mengomentari keberadaannya di tanah kelahiran saya. Walau saya tak mengikuti secara detil pekembangannya, saya pastikan, lewat tulisan inil setidak-tidaknya bisa memberikan manfaat. Barangkali juga sebagai salah satu bakti yang dapat saya berikan.
    Secara harfiah, rehabilitasi dan rekonstruksi bisa dianggap sebagai upaya penyembuhan bagi mereka yang tertimpa musibah agar kembali pada kondisi yang mendekati semula. Artinya, rehabilitasi dan rekonstruksi tak hanya pada tataran fisik, tapi mencakup pembangunan kembali nilai-nilai kemanusiaan dan tujuan hidup. Dari definisi itu jelas bahwa BRR adalah sebagai wadah untuk memfasilitasi masyarakat agar dapat mandiri sehingga mampu menjalankan fungsi kehidupannya kembali.
    BRR hadir di Nias sejak tahun 2005. Sepanjang kiprahnya, secara kasat mata dapat dilihat, pembangunan fisik yang dilakukan sangat terasa. Bahkan, bukan hendak membandingkan, jauh lebih maju ketika sebelum Nias ditimpa musibah. Masa kerja BRR di Nias terbagi menjadi dua tahap, yaitu rehabilitasi (April 2005 – Desember 2006) dan rekonstruksi (Juli 2006 – Desember 2008). Sesuai keputusan pemerintah, masa kerja BRR berakhir April 2009. Makanya, seminar nasional yang digelar itu tak lain bertujuan mencari formula antisipasi setelah pembangunan di Nias setelah tak lagi di-handle BRR.
    Bagaimana pembangunan Nias selanjutnya? Apakah Nias akan kiamat ditinggalkan BRR? Inilah pertanyaan yang banyak muncul ditengah masyarakat Nias.
    Bagi saya, pertanyaan demikian hanya ada satu jawaban, yakni tidak. Justru kepergian BRR harus dijadikan modal pemacu semangat oleh Pemerintah Daerah di Nias. Berkaca dari pola yang dilakukan BRR, Pemda setempat dituntut lebih inovatif dan kreatif menciptakan hal-hal baru untuk memacu daerah agar semakin baik dan lebih maju.
    Hemat saya, pembangunan Nias ke depan akan lebih mudah dari membangun Nias sebelum gempa. Pasalnya, kondisi Nias sebelum gempa sangat jauh tertinggal dan hanya ditangani dua kabupaten. Kini, di Pulau Nias sudah ada lima daerah otonom, 4 kabupaten dan 1 kota. Rasanya mustahil kalau Nias tidak maju, terkecuali pemerintah yang ada tidak tau apa yang hendak mereka buat.
    Tentu banyak yang sependapat dengan saya. Bahwa ada rasa khawatir dan bimbang pada masyarakat Nias ditinggalkan BRR, saya menilai itu wajar. Malah ada yang pesimis pun, itu sesuatu yang sangat manusiawi. ”Kelak, jangankan pembangunan seperti yang dilakukan BRR, biaya pemeliharaan bangunan-bangunan yang telah dibangun BRR saja akan kesulitan,” begitu salah satu komentar yang saya tangkap.
    Nah, soal ini, tentu pemerintah tak tinggal diam. Dalam seminar tersebut terungkap Pemerintah Pusat tetap akan meneruskan pemberian bantuan ke Nias dengan wadah lain dan dananya disalurkan melalui Menteri Negara PDT. Jadi, pembangunan di Nias masih tetap berlangsung walaupun tentunya tidak sebesar dana yang diberikan selama ini melalui BRR.
    Kepergian BRR memang banyak menimbulkan pro dan kontra. Namun, terlepas dari itu semua, suatu hal yang wajar jika kepada semua yang sudah terlibat dalam kegiatan BRR kita apresiasikan terima kasih setulus-tulusnya. Meski banyak kekurangan dan dituding banyak pula kecurangan, itu masalah lain. Yang jelas, setelah Nias remuk dihantam bencana, keadaan suram yang dulu kini mulai memancarkan sinar cerah.
    Biar lebih objektif, selain memuji, kritik terhadap BRR juga harus dikemukakan. Selama menjalankan mandatnya, BRR terkesan kurang berkoordinasi dengan Pemda setempat. Malah indikasinya, kebijakan yang ada seperti berjalan masing-masing. BRR hanya fokus pada pembangunan fisik, sedangkan pembangunan SDM dan pemberdayaan masyarakat tidak dilakukan sama sekali. Padahal, visi BRR adalah mewujudkan masyarakat yang Amanah, Bermartabat, Sejahtera, dan Demokratis.
    Realita ini tak dapat dipungkiri. Masyarakat sendiri yang merasakan bahwa kinerja BRR kurang baik walaupun BRR mengklaim mereka sudah melakukan tugasnya semaksimal mungkin. Buktinya, kondisi ekonomi masyarakat tetap pada posisi tidak mampu atau tetap seperti sebelum adanya BRR.
    Ah, tapi sudahlah. BRR pergi jangan dipermasalahkan. Beberapa program rehabilitasi dan rekonstruksi yang belum dilaksanakan saat mandat BRR berakhir, keberlanjutannya menjadi tanggungjawab bersama dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, dan Pemerintah Kabupaten/Kota serta kita, masyarakat yang cinta Nias.
    Ke depan, yang penting adalah bagaimana merencanakan pembangunan agar lebih tertata, terkoordinasi dan bermanfaat. Untuk itu dibutuhkan strategi yang baik dan tepat sasaran.
    Saya harap, kita semua harus tanamkan sikap optimis. Sebab, memperhatikan kondisi Nias ke depan maka tidak mungkin Nias akan kiamat setelah ditinggal BRR. Mudah-mudahan.
    ========================

    firman harefa (081372990999)

    • surya said

      jangan terlalu berlebihan menganggap BRR. BRR bukanlah penentu kesejahteraan masyarakat nias tetapi kerjasama antara pemerintah nias dengan masyarakatnya. trus, kemandirian masyarakat yang didampingi pemerintah daerah. jangan sekali-kali anda berpikir dan bertanya nias kiamat pasca BRR. apakah anda selamanya menjadi seorang anak kecil yang selalu dicebokin??
      kreatif dikit dong manfaatkan tuh potensi sdm dan sda masyarakat nias.
      thanx. Nias jaya selalu

  37. Drs Firman Harefa said

    Menuju Nias Sejahtera, Mandiri dan Bermartabat

    Oleh: Drs. Firman Harefa, S.Pd

    Kepala Bidang Lalu Lintas Angkutan Laut dan Kepelabuhanan Kantor Administrator Pelabuhan Kelas I Dumai – Riau

    Tulisan ini merupakan lanjutan tulisan saya sebelumnya yang berjudul ”Majulah Pulau Nias”. Optimisme saya bukan semata euforia menyambut pemekaran sekaligus tiga daerah otonom di Pulau Nias. Memang itu membanggakan karena sejarah pemekaran pertama yang pernah terjadi di Republik ini.
    Tapi, bukan lantaran sejarah telah ditoreh membuat kita terbuai dan selalu membanggakan diri. Harus kita sikapi, bahwa setelah pemekaran ini, tak boleh lagi kita lengah. Segala peluang yang ada walau kecil sekalipun, harus kita tangkap menjadi potensi yang berdampak nyata pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
    Di ”Majulah Pulau Nias”, saya menekankan bahwa peletakan dasar kebijakan pembangunan setiap daerah otonom harus benar-benar disejalankan dengan cita-cita awal pemekaran. Jangan ada tarik ulur kepentingan kelompok atau mendahulukan ego semata. Terutama soal siapa yang memimpin nantinya. Namun, kebersamaanlah yang harus dikedepankan. Kebersamaan yang saya maksud, adalah mendahulukan kepentingan yang lebih besar, yakni mensejahterakan masyarakat hingga Nias mampu bersaing dengan daerah lain di Indonesia.
    Saya beri judul tulisan ini ”Menuju Nias Sejahtera, Mandiri dan Bermartabat”. Tujuannya semoga semua elemen yang ada di Nias mampu terpacu memberikan apapun bakti untuk kemajuan Nias. Barangkali, karena kecintaan saya pada Nias, melalui tulisan inilah bakti yang dapat saya persembahkan. Semoga kelak masyarakat benar-benar bisa mandiri, sejahtera dan bermartabat.
    Sepengetahuan saya, hingga saat ini Nias masih masuk dalam kategori daerah tertinggal. Terutama dari segi kesejahteraan masyarakatnya. Padahal, kalau ditelaah lebih jauh, utamanya pada bidang ekonomi, bumi Nias mengandung banyak kekayaan.
    Pertanyaannya mungkin, kenapa nias tak maju-maju? Ada pendapat yang mengatakan bahwa Nias tidak maju karena tak ada usaha, kerja keras, dan kemauan untuk berkembang dari masyarakat Nias sendiri. Ada pula tanggapan bahwa Nias tak maju karena banyak masyarakatnya yang pintar-pintar lebih senang berada diluar.
    Entahlah. Tapi, sejak lahir tiga daerah otonom baru, optimisme membangun sumberdaya manusia yang handal, saya rasa bukan lagi sekedar wacana dan cita-cita. Pemerintah Daerah yang ada di Nias, kini 4 kabupaten dan 1 kota bisa lebih leluasa mencetak sumberdaya manusia tangguh berdaya saing global.
    Oleh itu, agar cita-cita mulia ini tak lari dari tujuan awal, memang perlu kita kawal bersama secara konsisten. Lebih tepatnya, saya sarankan agar kebijakan pembangunan difokuskan pada sektor pengembangan sumber daya manusia dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
    Bentuknya mungkin bisa melalui program pelatihan, penyuluhan atau pemberian bimbingan kepada masyarakat. Misalnya bagaimana mengarahkan masyarakat menjadi petani yang profesional, menjadi peternak yang profesional, atau menjadi nelayan yang profesional serta banyak lagi. Tentu dalam pemberian pelatihan, penyuluhan dan bimbingan harus profesional pula. Jadi tidak asal jadi seperti yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
    Langkah awalnya, Pemda-Pemda di Nias harus dapat memacu masyarakat agar berusaha ke sektor yang sifatnya memenuhi kebutuhan masyarakat yang selama ini didatangkan dari luar Nias. Sebab, saya dengar, untuk memnuhi kebutuhan seperti beras, ikan asin, garam, bahkan cabe saja, Nias masih mendatangkannya dari luar.
    Ironis memang. Padahal, untuk urusan ini, saya melihat Nias cukup punya potensi, minimal bisa memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Kok masih repot mendatangkan berbagai kebutuhan tersebut dari luar?
    Disini saya tak hendak hanya menyalahkan masyarakatnya, namun juga pemerintah. Sebenarnya, tinggal bagaimana masyarakat dimotivasi dan diberi bimbingan, sehingga pendapatan masyarakat juga meningkat serta dapat menekan tingkat pengangguran disamping mengembangkan usaha-usaha besar untuk jangka panjang.
    Hal lain yang perlu dilakukan jika berbagai usaha masyarakat sudah berhasil adalah menciptakan pasar atau tempat pemasaran keluar Nias. Pemerintah daerah harus membantu masyarakat memasarkan hasil usaha. Sehingga masyarakat tidak sulit untuk menjual produk yang dihasilkan.
    Atau bagusnya setelah dimulai dari memperkuat usaha-usaha masyarakat yang sifatnya memenuhi kebutuhan, bila perlu ini bisa menjadi unggulan daerah. Keuntungannya, uangpun tidak keluar Nias. Tapi berputar di daerah Nias itu sendiri. Hal ini akan berdampak pada kemampuan daerah Nias secara keseluruhan.
    Satu contoh yang cukup menarik sewaktu saya bertugas di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Kabupaten Bintan membentuk tim dari pemerintah daerah untuk memasarkan ikan asin ke Australia. Usaha ikan asin sederhana memang, tapi Pemda Kabupaten Bintan melihat hal itu satu peluang bisnis daerah.
    Berkaca dari contoh diatas, harusnya Pemda-Pemda yang ada di Nias berbuat seperti itu. Tentu disesuaikan dengan kondisi dan potensi yang ada.
    Jika sudah demikian, dengan berbagai kemajuan yang telah kita capai, ditambah optimisme, kita pasti bisa lebih baik ke depan. Kalau yang berkembang hanya pesimisme, apapun kebijakan yang dibuat, Nias tetap punya hambatan untuk maju.
    Mari kita saling melengkapi demi Nias sejahtera, mandiri dan bermartabat.
    ====================================

  38. Ya’ahowu talifuso fefu.

    Saohagolo untuk Pak. Waruwu dan semoga sukses selalu.
    Untuk kita sadari semua, bahwa salah satu cara memajukan Nias adalah melalui potensi Pariwisata. Semoga dengan Web ini, kita anak2 Nias yang diperantauan dapat memiliki visi yang sama memanjukan Pariwisata Nias, dengan sendirinya seluruh aspek kehidupan kita Nias tercinta dapat lebih sejahtera, sesuai dengan tulisan di front page web ini.

    Demikian
    dan Salam dari Kami – Batam

    Ya’ahowu

    Yedin Zega

  39. Selamat Pak waruwu, kalau ada ide bapak untuk memajukan Pariwisata Nias, kita sangat mendukung.

    Saohagolo

    Zega

  40. Marinus W. said

    Yaahowu

    Saudara Yeniss terima kasih atas ide dan dukungan saudara untuk perkembangan web kita ini.

    Pariwisata adalah salah satu potensi utama dalam membangun nias sebetulnya. Di nias ada banyak pantai yang indah, barang2 megalitik, dan rumah2 adat yang dapat dijadikan sebagai tujuan wisata yang dapat mendukung pendapat daerah. Akan tetapi pemerintahan daerah nias masih belum maksimal untuk memajukan potensi2 pariwisata yang sangat vital ini di nias. Kita berharap saja agar dalam pemilu mendatang muncul pemimpin yang peka akan hal ini. Bagaimana menurut saudara Yenis sendiri…???

  41. mas marinus, semakin hari tulisannya semakin memberikan makanan baru bagi sel otak saya yg terkadang mati..
    saya link blognya di blog saya ya🙂

  42. Wah ini tulisan yang bagus, memang kalau ingin berbuat untuk Nias selain berkarya langsung dapat dilakukan melalui tulisan yang konstruktif. Sukses dan selamat dengan jabatan di kampung orang.

  43. marianus ndraha said

    salut buat sdr MARINUS WARUWU atas kecintaan pada NIAS, kapan ada lagi yg seperti saudara. maju trus saudara, kami mendoakan kalian slalu, smoga di perantauan ingat nias slalu.

  44. Daud W said

    Dear All,

    Saya mau tanya kalau dari Bandung naik bis ke ke Sibolga, naik bis apa yang terjangkau mahasiswa dan ada ac (minta alamat po bis dan no telpnya) juga dari Sibolga menyebrang ke Gunung Sitoli, naik kapal jadwalnya jam berapa serta biayanya?
    Terima kasih.

    Daud W
    (hobiperkutut@yahoo.com)

  45. Arif said

    Ya’ahowu

    Thanks buat infonya meski saya orang jawa,saya sedikit terbantu dengan blog ini untuk mengenal seluk beluk tentang nias
    mau nanya transprtasi apa saja ya yang bisa ke nias?

    Trims sebelumnya

  46. Nias said

    To: Mas Arif
    Transportasi ke Nias???

    Ada banyak Mas. Bisa melalui Kapal laut, Pesawat, dan juga bisa lewat darat yaitu Bus (Antara Lintas Sumatera = ALS). Pesawat tentu saja lebih cepat, dan lebih baik. Bus, dan Kapal Laut sih hampir sama saja tiga hari baru nyampe nias, kalau dari Jawa.

  47. Etiminaria Waoma, S.Pd said

    Yaahowu ami tomeeeee……………..hehehehhhhhhhhhhhhhhhhh

  48. Marinus W. said

    Yaahowu.

    Yaahowu juga Ibu Waoma. Saohagolo sudah berkunjung di website Ono Niha ini. Semoga informasi2 dlm situs ini menambah pengetahuan kita tentang Nias kita tercinta.

    Hadia duria b dano Niha?

  49. adam said

    nias best of the best

  50. Yahowu fefu…

    Yafao khomi howu-howu

    Jangan lupa berkunjung di http://hariankita.com
    saohagolo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: