NIAS BARU

Nias Bangkit, Nias Berjuang, Nias Bertindak, Nias Sejahtera!

  • March 2009
    M T W T F S S
    « Jan   May »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    3031  
  • Ya’ahowu Banuada

    Salam dari saya, Marinus Waruwu. Weblog "Nias Baru: Ya`ahowu Tano Niha" ini kita jadikan wahana bertukar pikir serta mengerti lebih dalam "berita aktualita Nias". Partisipasi masyarakat Nias sangat diharapkan. Ya'ahowu. Nias berjuang, Nias Nias bertindak, Nias Sejahtera, Nias maju. Semoga!
  • Pages

  • Marinus W. : Abad-21, Kematian Modernitas dan Kebangkitan Agama-agama

    Abad-21 identik dengan bangkitnya agama-agama. Kebangkitan Agama-agama bukan dikarenakan modernitas tidak mampu lagi menjawab segala tuntutan hidup manusia. tapi karena modernitas tidak menyentuh inner/hati manusia yang bersifat rohani yang merupakan inti dari kemanusiaan itu sendiri. artinya modernitas hanya terbatas pada materi, kenikamatan hidup, sementara bagian dalam manusia tidak tersentuh sehingga manusia mengalami kekosongan rohani. akibatnya, hidup manusia selalu identik dengan kegelisahan, kekacauan, dan rasa ketidakbermaknaan hidup. mungkin saja karena modernitas hanya bergulat dengan sisi luarnya saja. artinya yang fisikal semata. sedangkan inti dalamnya terabaikan. akibatnya, Agama adalah pelabuhan terakhir hidup manusia. sebab sisi dalam hidup manusia, hanya agama yang bisa memasukinya. sayang, kebangkitan agama-agama bagai pisau bermata dua. di satu sisi, agama dapat mengkonstruksi kembali hidup manusia yang sudah hancur karena kegelisahan. di sisi lain, agama justru menjadi sebab terjadinya krisis sosial akhir-akhir ini. triumfalisme atau rasa benar sendiri agama-agama tertentu mengakibatkan munculnya fundamentalime yang berujung pada kekerasan, penganiayaan, kefanatikkan, rasa saling curiga dan saling tidak percaya antar komunitas sosial. dan ujungnya juga adalah kekerasan terhadap kemanusiaan. lalu setelah modernitas dan agama ternyata sama-sama penyebab krisis dalam hidup manusia, kemanakah nantinya manusia berlabuh. adakah paham selain itu, apakah ateis.
  • Nias bangkit, Nias berjuang, Nias sejahtera, Nias sejahtera!

    Bukanlah slogan kosong untuk masyarakat nias. Tapi slogan nias bangkit, berjuang, bertindak, sejahtera adalah slogan yang punya makna. makna apa? makna kebangkitan masyarakat nias dari ketertinggalan dan keterpurukannya terutama dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan segala bidang lainnya. Caranya adalah melalui modernisasi pendidikan. Pendidikan adalah salah satu cara terbaik untuk membawa nias ke arah kemajuan. Bila masyarakat punya pola pikir maju dan punya visi dan misi ke depan bukan tidak mungkin masyarakat kita nias dalam 10 tahun ke depan akan sejajar dengan daerah-daerah lain yang telah mencicipi kemajuan.
  • Asking Pardon and Forgiving Offenses:

    You should either avoid quarrels altogether or else put an end to them as quickly as possible; otherwise, anger may grow into hatred, making a plant out of a splinter, and turn the soul into a murderer. For so you read: “ Everyone who hates his brother is a murderer “ (I Yoh 3:15) Whoever has injured another by open insult, or by abusive or oven incriminating language, must remember to repair the injury as quickly as possible by an apology, and he who suffered the injury must also forgive, without further wrangling. But if they have offended one another, they must forgive one another`s trespasses for the sake of your prayers which should be recited with greater sincerity each time you repeat them. Although a brother is often tempted to anger, yet prompt to ask pardon from one he admits to having offended, such a one is better than another who, though less given to anger, finds it too hard to ask forgiveness. But a brother who is never willing to ask pardon, or does not do so from his heart, has no reason to be in the community, even if he is not expelled. You must then avoid being too harsh in your words, and should they escape your lips, let those same lips not be ashamed to heal the wounds they have caused. Thank You!
  • Tulisan Teratas

  • Meta

Manusia Lebih Menyukai kegelapan

Posted by niasbaru on March 31, 2009

Marinus Waruwu

 

            Dunia kita jahat. Dunia kita gelap. Kekerasan demi kekerasan yang terjadi antara  manusia tak terhindarkan. Bahkan kekerasan (violence) itu telah membudaya. Tak terelakkan lagi. Itulah dunia kita saat ini. Hari demi hari. Bulan demi bulan. Tahun demi tahun. Kekerasan di dunia yang mengindentikkan dirinya pejuang kebebasan, pejuang kemanusiaan, malah membawa bencana bagi kemanusiaan itu sendiri. Itulah gambaran dunia. Itulah wajah dunia yang muram. Dunia yang penuh dengan lumuran darah. Dunia yang penuh dengan kebencian manusia. Dunia para setan! Seru  korban teror di Bali sesaat setelah terjadi bom pada tahu 2003.

            Kejahatan manusia. Kebencian manusia. Kekerasan manusia terhadap sesamanya tampak dalam wajah terorisme, perang antara negara, pembantaian etnis minoritas, perusakan rumah ibadat penganut agama lain. Dunia pun tidak nyaman untuk di huni. Dunia seolah-olah neraka bagi manusia. Bukan sebagai surga bagi kemanusiaan. Contoh paling praktis adalah serangan terorisme di gedung WTC dan Pentagon (USA) tahun 2001. Lebih dari 3000 jiwa manusia melayang sia-sia. Mereka adalah orang-orang tak berdosa. Mereka tidak tahu apa itu politik. Mereka tidak tahu apa itu fundamentalisme agama yang tampak dalam wajah terorisme. Mereka tidak tahu apa itu kekeuasaan. Mereka hanya tahu apa dan untuk apa hidup. Sebelum kejadian yang memilukkan itu, hidup mereka hanyalah dicurahkan untuk kebaikan keluarga, dan mencari nafkah di gedung pencakar langit itu. Namuan apa daya, mereka menjadi korban keganasan sesama manusia. Mereka menjadi korban balas dendam karena kebencian. Mereka menjadi korban peradaban yang buruk, tak berperikemanusiaan. Itulah hidup manusia. Hidup penuh kejahatan dan kekerasan.  

            Kisah di atas hanyalah pengantar singkat dari renungan sederhana ini. Namun cerita diatas mengingatkan saya apa makna dari perkataan Yesus kepada Nikodemus dalam Yohanes 3:19, yang mengatakan bahwa: “Terang telah datang kepada dunia, tetapi manusia lebih menyukai kegelapan dari pada terang, sebab perbuatan-perbuatan mereka jahat” Bagi saya, perkataan Yesus ini sangat luar biasa. Nats ini menunjukkan kekhawatiran seorang Yesus akan sikap manusia yang tidak pernah mau menerima terang. Tidak tertarik dengan kebaikan. Sebaliknya merasa nyaman dengan kegelapan, kejahatan. Dan itu terbukti! Ketika Yesus mewartakan kerajaan Allah diantara orang-orang Yahudi, malah mereka menganggapnya sebagai seorang gila. Mereka beranggapan Dia bukanlah utusan Allah, mesias seperti yang ditunggu-tunggu. Dia hanyalah seorang penghujat Allah. Sebab itu pantaslah Dia menerima setimpal dari apa yang dilakukan-Nya. Yesus pun di hukum mati di kayu salib. Ia mati sebagai korban keganasan manusia. Ia mati bukan karena sikap-Nya menolak kehendak Bapa-Nya. Ia mati justru karena Bapalah yang menghendaki semuanya terjadi. Namun dalam penderitaan, kematian-Nya, Yesus justru mendapat kemuliaan setelah bangkit dari kematian yang menyedihkan. Memilukan hati. Ia pun duduk di sisi kanan Allah.

            Sewaktu saya merenungkan semua teks Injil pada hari minggu 22 Maret 2009 ini, ayat 19 menjadi satu-satunya teks yang membuat hati teriris, tergelitik. Dalam hati kecilku berkata “Oh betapa jeniusnya Yesus dengan kata-kata-Nya pada ayat 19 ini”. Bagi saya, kata-Nya ini berasal dari sebuah pengalaman dalam perjumpaan dengan orang-orang Yahudi yang tidak mau menerima khabar sukacita yang dibawa-Nya, dan menganggap-Nya sebagai penghujat Allah. Kemudian kata-kata ini sebagai sebuah antisipasi dari seorang Yesus untuk para pengikut-Nya bahwa manusia lebih menyukai kejahatan seperti orang-orang Yahudi yang menyalibkan—Nya di Kayu salib ketimbang kebaikan.

            Kata-kata Yesus tersebut melampaui jamannya. Alasannya, justru 2000 tahun setelah Yesus mengatakan teks 19 itu, malahan sampai sekarang pun manusia masih menggelutinya kegelapan, kejahatan, kekerasan. Lalu penyebabnya sehingga manusia lebih menyukai kegelapan ketimbang terang? Beberapa poin yang ingin saya bagikan adalah pertama, manusia masih belum mau menerima keperbedaan seperti yang ditunjukan oleh kaum terorisme atau fundamentalisme agama, atau seperti orang Yahudi yang tidak mau menerima Yesus sebagai utusan Allah. Kedua, manusia masih belum mampu merenungkan apa itu hidup. Hidup di dunia ini untuk melakukan kekerasan terhadap sesama atau melakukan sesuatu yang bermakna untuk orang lain. Ketiga, manusia lebih memutlakkan kebenaran kelompok ketimbang menghargai keperbedaan. Maka apa pun cara dilakukan demi membela harga diri kelompok seperti kaum fundamentalisme agama yang sering kali menyulut kekerasan. Bagi saya ketiga hal menjadi penyebab manusia untuk gelap hati, dan melakukan kekerasan terhadap sesamanya. Pertanyaannya: Apa yang kita lakukan untuk mengatasi ketiga hal itu? Iman kepada Kristuslah jawabannya.

 

One Response to “Manusia Lebih Menyukai kegelapan”

  1. YUSUF said

    Malam ini, AnakKu, kita akan pergi ke bagian yang berbeda-beda dari hati neraka. Saya ingin memberitahukanmu tentang tanduk2 dan memperlihatkanmu bagaimana tanduk2 itu akan digunakan untuk menyalurkan roh2 jahat dan kuasa2 setan ke atas ke permukaan dunia.” Sementara Yesus berkata, saya mulai menyaksikan suatu penglihatan yang terbuka. Di dalam penglihatan itu, saya melihat suatu rumah pertanian yang tua, mati dan kelihatannya keabuan, dikelilingi oleh banyak pohon2 yang mati dan tinggi, rumput2 yang kering. Kebun di sekeliling rumah pertanian itu dipenuhi dengan benda2 mati. Tidak ada kehidupan di sana. Rumah pertanian itu kelihatannya telah duduk di sudut2 dan sedang tenggelam ke daerah tengah dari tanah itu. Tidak terlihat angunan2 yang lain di sekitar daerah itu. Kematian terdapat di mana2. Saya tahu bahwa rumah pertanian ini adalah bagian dari neraka, tetapi saya tidak dapat mengerti apa yang saya sedang lihat. Di dalam, di belakang jendela2 yang lusuh, terlihat dengan tidak jelas, bayangan2 yang besar dalam bentuk2 manusia.
    Yesus berkata, “Apa yang akan segera kamu lihat dan dengar sungguh terjadi. Perhatikanlah wahai orang2 yang memberitakan Injil, sebab kata2 ini adalah setia dan kebenaran. Sadarlah pemberita2 Injil, pengkhotbah2 dan pengajar2 dari FirmanKu, semua orang2 yang dipanggil untuk memberitakan Injil dari Tuhan Yesus Kristus. Jika kamu berdosa, bertobatlah atau kamu akan binasa juga.” Kita berjalan ke atas di dalam jarak 4.57m (15 feet) dari kegiatan ini. Saya melihat bentuk2 yang kerdil yang berwarna kehitaman berbaris mengelilingi suatu benda yang berbentuk kotak. Setelah melihat dari dekat, saya melihat bahwa kotak itu adalah suatu peti mati dan bentuk2 yang berbaris itu adalah setan2. Benda itu sungguh merupakan suatu peti mati dan terlihat 12 setan2 mengelilingi peti itu. Sambil berbaris, mengeluarkan suara bunyi2 dan gelak-tawa. Setiap setan2 itu memegang suatu tombak yang tajam di tangannya, tombak2 itu ditusukkan terus menerus ke dalam peti itu melalui lubang2 yang terdapat di bagian luar peti itu.
    Terasa suatu ketakutan yang sangat besar di udara itu dan saya bergemetaran melihat hal tersebut di depan saya. Yesus mengetahui pikiran2 saya, sebab Dia berkata, “Anakku, banyak roh2 yang disiksa di sini dan terdapat bermacam-macam siksaan untuk roh2 ini. Terdapat hukuman2 yang lebih besar bagi orang2 yang pernah memberitakan Injil dan berbalik kembali ke dosa atau bagi mereka yang tidak mau menuruti panggilan Tuhan untuk hidup mereka.” Saya mendengarkan suatu teriakan yang sangat menyayat sehingga teriakan itu mengisi hati saya dengan perasaan putus-asa. “Tidak ada harapan, tidak ada harapan!” dia memanggil. Teriakan yang tidak berpengharapan keluar dari dalam peti itu. Suatu teriakan penyesalan yang tak berakhir. “Oh betapa mengerikan!” saya berkata.
    “Datanglah!” Yesus berkata, “mari kita mendekatinya.” Dengan kata itu, Dia berjalan ke atas ke peti mati itu dan melihat ke dalam. Saya mengikuti dan juga melihat ke dalam peti itu. Kelihatannya roh2 jahat itu tidak dapat melihat kita. Suatu kabut yang keabuan mengisi peti itu. Itu adalah roh dari seorang lelaki. Ketika saya melihat, setan2 itu menusukkan tombak2 mereka ke dalam roh lelaki itu di dalam peti mati. Saya tidak akan pernah dapat melupakan penderitaan dari roh ini. Saya berseru kepada Yesus, “Biarkan dia ke luar, Tuhan; biarkan dia ke luar.” Siksaan dari roh itu sangat mengerikan untuk dilihat. Hanya saja jika dia dapat mendapatkan kebebasan. Saya menarik tangan Yesus dan memohon untuk membiarkan lelaki itu untuk ke luar dari peti itu. Yesus berkata, “AnakKu, damai sejahtera, tenanglah.” Ketika Yesus berkata, lelaki itu melihat kita. Dia berkata, “Tuhan, Tuhan biarkan saya keluar. Ampunilah saya.” Saya melihat ke bawah
    dan melihat gumpalan2 darah. Di depan saya terdapat suatu roh. Di dalam roh itu terlihat suatu jantung manusia dan darah memancar keluar dari jantung itu. Tusukkan dari tombak2 itu sesungguhnya menusuk jantungnya. “Saya akan melayaniMu sekarang Tuhan.” Dia memohon, “Biarkanlah saya ke luar.” Saya tahu lelaki ini merasakan setiap tombak yang menusuk jantungnya. “Pagi dan malam, dia disiksa,” Tuhan berkata. “Dia ditaruh di sini oleh lucifer (satan) dan lucifer itulah yang menyiksanya.” Lelaki itu berteriak, “Tuhan, sekarang saya akan memberitakan Injil yang benar. Saya akan memberitahukan tentang dosa dan neraka. Tetapi tolonglah biarkan saya ke luar dari sini.” Yesus berkata, “Lelaki ini adalah seorang pengkhotbah dari Firman Tuhan. Ada beberapa saat yang lalu dia melayaniKu dengan seluruh hatinya dan membimbing banyak orang ke keselamatan. Bahkan beberapa orang yang bertobat karena khotbah lelaki ini masih melayani Saya sampai sekarang. Setelah beberapa tahun berlalu, nafsu dari daging dan tipuan2 dari kekayaan membuat dia tersesat. Dia membiarkan Lucifer (satan) menguasainya. Dia mempunyai gereja yang besar, sebuah mobil yang bagus dan penghasilan yang besar. Dia mulai mencuri dari persembahan2 di gereja. Dia mulai mengajarkan dusta2. Dia memberitakan kebanyakan setengah dusta dan setengah kebenaran. Dia tidak mau membiarkan Saya membetulkan dirinya. Saya mengirim hamba2 Saya kepadanya untuk memberitahukan dia untuk bertobat dan memberitakan kebenaran, tetapi dia mencintai kesenangan2 dari hidup ini melebihi hidup dari Tuhan. Dia tahu untuk tidak mengajar atau memberitakan doktrin2 yang lain kecuali hanya kebenaran yang diwahyukan di dalam Alkitab. Tetapi sebelum dia meninggal dia mengatakan bahwa baptisan Roh Kudus adalah suatu kebohongan dan orang2 yang menyatakan mereka mempunyai Roh Kudus adalah orang2 munafik. Dia berkata kamu bisa menjadi seorang pemabuk dan tetap ke surga, bahkan tanpa pertobatan.”
    “Dia berkata Tuhan tidak akan mengirim seorangpun ke neraka – bahwa Tuhan terlalu pengasih untuk melakukan hal itu. Dia menyebabkan banyak orang jatuh dari anugerah Tuhan. Dia bahkan berkata dia tidak memerlukan Saya, sebab dia sendiri seperti suatu allah. Dia malahan melakukan hal2 yang terlalu jauh seperti menyelenggarakan seminar2 untuk mengajarkan doktrin yang palsu ini. Dia menginjak Firman Saya di bawah kakinya. Meskipun demikian, Saya tetap mengasihi dia.” “AnakKu, lebih baik bagi seorang tidak pernah mengenalKu daripada bagi seorang yang mengenalKu dan berpaling dari melayaniKu,” kata Tuhan. “Hanya saja jika dia telah mendengarkanMu, Tuhan!” saya berseru. “Hanya saja jika dia telah memperhatikan keadaan rohnya sendiri dan juga dari roh2 orang lain.” “Dia tidak mendengarkan Saya. Ketika Saya memanggil dia tidak mau mendengar. Dia mencintai hidup yang gampang. Saya memanggil dan memanggil dia untuk bertobat, tetapi dia tidak mau kembali kepadaKu. Suatu hari dia terbunuh dan segera datang ke sini. Sekarang lucifer (satan) menyiksa dia karena dia pernah memberitakan FirmanKu dan menyelamatkan jiwa2 bagi kerajaanKu. Ini adalah siksaannya.” Saya melihat setan2 itu sementara mereka terus-menerus berbaris mengelilingi dan mengelilingi peti itu. Jantung dari lelaki itu masih berdenyut dan darah yang betul2 ke luar dari jantungnya. Saya tidak akan pernah melupakan tangisan2 dari kesakitan dan dari penyesalan. Yesus melihat lelaki yang di peti itu dengan penuh belas-kasihan dan berkata, “Darah dari banyak orang2 yang hilang berada di tangan2 lelaki ini. Banyak dari mereka berada di sini di dalam siksaan pada saat ini.”
    Ketika saya berjalan di dekat Yesus, Dia berhenti di depan sel ketiga. Suatu cahaya yang terang menerangi bagian dalam dari sel ini. Di dalam sel terlihat seorang nenek tua yang duduk di sebuah kursi goyang, sedang bergoyang dan menangis sepertinya hatinya akan pecah. Saya tidak tahu mengapa, tetapi saya terkejut melihat wanita itu merupakan seorang yang nyata dengan sebuah badan. Di dalam sel itu tidak terdapat barang apapun juga kecuali wanita itu di dalam kursi goyang itu. Dinding2 dari sel itu dibangun dari tanah liat yang agak terang dan pasir, bercampur dengan tanah. Pintu depan itu terbentang sepanjang dinding depan dari sel itu. Pintu itu terbuat dari besi hitam dengan batang2 besi dan sebuah kunci di atasnya. Karena jarak dari satu batang besi itu ke batang yang lain lebar, Yesus dan saya dapat melihat keseluruhan dari bagian dalam sel itu.
    Wanita tua itu berwarna keabuan – dagingnya berwarna keabuan-merahan. Dia terus bergoyang ke belakang dan ke depan. Ketika dia bergoyang-goyang, air mata mengalir turun ke pipi2nya. Saya tahu dari eskpresinya yang penuh kesengsaraan bahwa dia sedang mengalami kesakitan yang amat dalam dan sedang menderita dari siksaan yang tak terlihat. Saya berpikir apakah yang telah dia lakukan sehingga dia di penjara di sini.
    Secara tiba2, di depan mata saya, wanita itu mulai mengganti bentuknya – pertama mulai dari seorang tua, lelaki tua, kemudian ke seorang wanita mudah, ke wanita yang berusia setengah abad, dan kembali ke wanita tua itu yang saya lihat semula. Dengan kekejutan, saya melihat dia mengalami perubahan2 ini dari satu bentuk ke bentuk yang lain.
    Ketika wanita itu melihat Yesus, dia menangis, “Tuhan, ampunilah saya. Biarkanlah saya keluar dari tempat siksaan ini.” Dia mencondongkan badannya ke depan dari kursinya dan ingin menyentuh Yesus, tetapi Dia tidak dapat mencapai Yesus. Perubahan atas badannya masih terus terjadi. Bahkan bajunyapun berganti, sehingga dia berpakaian seperti seorang lelaki, kemudian berpakaian seperti seorang wanita muda, berpakaian seperti wanita yang berumur setengah abad, kemudian berpakaian seperti seorang wanita tua. Semua perubahan ini kelihatannya hanya berlangsung selama beberapa menit. Saya bertanya ke Yesus, “Mengapa, Tuhan?” Kembali wanita tua itu berteriak, “Oh Tuhan, biarkan saya keluar dari sini sebelum mereka kembali.” Dia sekarang berdiri di depan sel itu, mencekam batang2 besi itu dengan kepal2 tangan yang kuat. Dia berkata, “Saya tahu bahwa kasihMu itu sungguh ada. Saya tahu kasihMu itu sungguh benar. Biarkan saya keluar!” Kemudian, sementara wanita tua itu memekik dengan menyayat,
    saya melihat sesuatu mulai merobek dagingnya dari badannya. “Dia bukan seperti apa yang dia terlihat.” Yesus berkata. Wanita itu duduk kembali di kursi goyang dan mulai bergoyang lagi. Tetapi sekarang hanya sesuatu kerangka duduk di kursi goyang itu – kerangka dengan suatu kabut yang kotor di dalam. Di mana semula terdapat suatu badan yang berpakaian sekarang hanya ada tulang2 yang menghitam dan terbakar dan lubang2 yang kosong untuk mata. Roh wanita itu mengeluh dan berteriak ke Yesus dengan penyesalan. Tetapi teriakan2 sudah terlambat. “Ketika masih di dunia,” Yesus berkata, “wanita ini adalah seorang tukang sihir dan seorang penyembah lucifer (satan). Tidak hanya dia melakukan sihir2, tetapi dia juga mengajarkan sihir2 kepada orang2 lain. Sejak dia masih seorang anak, keluarganya telah melakukan ilmu2 hitam. Mereka mencintai kegelapan daripada terang.” “Banyak kali,” Yesus berkata, “Saya memanggil dia untuk bertobat. Dia menertawakanKu dan berkata, ‘saya senang melayani lucifer (satan). Saya akan tetap melayani dia.’ Dia menolak kebenaran dan tidak mau bertobat atas kejahatannya. Dia menyesatkan banyak orang untuk menjauhi Tuhan, beberapa di antara mereka berada di neraka bersama dia pada saat ini juga. Hanya saja jika dia telah bertobat, Saya akan menyelamatkan dia dan banyak anggota2 keluarganya, tetapi dia tidak mau mendengarkan.” “Lucifer (satan) telah menipu wanita ini untuk percaya bahwa dia akan menerima suatu kerajaan untuk dirinya sendiri sebagai pahalanya atas pelayanannya terhadap lucifer. Lucifer berkata kepada wanita itu bahwa wanita itu tidak akan pernah mati, tetapi dia akan mempunyai suatu kehidupan yang kekal bersama lucifer. Pada saat dia meninggalkan dunia, dia memuja lucifer dan dia datang ke sini dan bertanya kepada lucifer akan kerajaannya. Lucifer (satan), bapa dari segala tipuan, tertawa di depan muka wanita itu dan berkata, ‘Apakah kamu pikir saya akan membagi kerajaanku denganmu? Inilah kerajaanmu.’ Dan lucifer mengunci dia di dalam sel ini dan menyiksa dia pada pagi maupun malam hari.” “Di dunia, wanita ini mengajarkan banyak tukang2 sihir baik tukang sihir yang putih maupun tukang sihir yang hitam, untuk melakukan sihir2. Salah satu dari sihirnya adalah bagaimana mengganti bentuk dari seorang wanita muda, ke wanita yang berumur setengah abad, ke wanita yang tua – bahkan ke seorang lelaki tua. Pada waktu2 itu, perubahan2 itu merupakan suatu hal yang menyenangkan dan juga untuk menakut-nakuti tukang2 sihir yang lebih rendah dengan ilmu2nya itu. Tetapi sekarang dia menderita kesakitan dari neraka, dan dagingnya terobek dengan setiap perubahan. Sekarang dia tidak mampu menguasai perubahan2 itu, dan dia terus-menerus berubah dari bentuk yang lain ke bentuk yang lain, tetapi bentuknya yang asli adalah kabut itu di dalam kerangkanya. Lucifer menggunakan dia untuk maksud2 kejahatannya dan mengejek dan menertawakan wanita itu. Sering kali dia dibawa kembali ke depan lucifer untuk disiksa bagi kesenangan lucifer itu sendiri.”
    “Saya memanggil wanita itu berkali-kali, dan Saya dapat menyelamatkan dia. Tetapi wanita itu tidak ingin akan Saya. Sekarang dia meminta dan memohon pengampunan, tetapi itu semuanya telah terlambat. Sekarang dia hilang tanpa harapan.” Saya melihat wanita ini yang hilang selamanya di dalam kesengsaraan dan kesakitan, dan meskipun dia adalah seorang wanita yang jahat, hatiku hancur dengan penuh belas-kasihan. “Tuhan, sangat mengerikan!” saya berkata dengan linangan2 air mata. Dan kemudian, sepertinya saya dan Yesus tidak berada di sana, suatu setan yang kotor kecoklatan dengan sayap yang rusak, sebesar dan sebentuk seekor beruang yang besar, datang ke depan sel wanita itu dan membukanya dengan sebuah kunci. Setan itu membuat suara yang keras sepertinya ingin menakuti wanita itu. Wanita itu berteriak dengan penuh kesengsaraan, ketika setan itu menyerang dia dan menarik dia keluar dari sel itu. Yesus berkata, “Sering kali setan ini menyiksa dia.” Saya melihat wanita itu ditarik keluar dari sel itu dan dibawa pergi. “Tuhanku,” saya bertanya, “apakah ada sesuatu yang dapat kita lakukan?” Saya merasa iba terhadap dia. “Sudah terlambat!” Yesus menjawab. “Sudah terlambat.”
    Yesus berkata, “serupa dengan seorang pengkhotbah bagi lucifer. Seperti Injil yang sejati diberitakan kepada kita oleh seorang pendeta, demikian juga lucifer mempunyai pendeta2 palsunya. Wanita itu mempunyai kekuasaan kesetanan/kegelapan yang paling kuat, untuk mendapatkan kekuasaan seperti itu, dia diharuskan untuk menjual rohnya. Karunia2 yang jahat dari lucifer seperti sisi yang terbalik dari suatu mata koin terhadap karunia2 roh yang Yesus berikan kepada pengikut2nya. Karunia jahat ini merupakan kekuasaan dari kegelapan.” “Pekerja2 dari lucifer ini bekerja di okult, toko2 sihir, sebagai pembaca telapak tangan, dan di banyak macam jalan. Seorang perantara dari lucifer adalah seorang pekerja kegelapan yang kuat. Orang2 ini sama sekali ditipu dan percaya sepenuhnya kepada lucifer. Beberapa pekerja2 dari kegelapan bahkan tidak dapat secara langsung berbicara kepada lucifer kalau perantara mereka tidak mewakili mereka. Mereka mempersembahkan manusia dan binatang kepada lucifer.” “Banyak orang2 memberikan roh2 mereka kepada lucifer. Mereka memilih untuk melayani lucifer daripada melayaniKu. Pilihan mereka adalah kematian kalau mereka tidak bertobat atas dosa2 mereka dan memanggil Saya. Saya setia dan Saya akan menyelamatkan mereka dari dosa2 mereka. Banyak juga yang menjual roh2nya kepada lucifer dengan pikiran bahwa mereka akan hidup selamanya. Tetapi mereka meninggal dengan kematian yang mengerikan.” “Lucifer (satan) masih berpikir bahwa dia dapat menjatuhkan Tuhan
    dan menghancurkan rencana Tuhan, tetapi dia telah dikalahkan di atas kayu salib. Saya mengambil kunci2 itu dari Lucifer, dan Saya telah mempunyai segala kuasa di surga dan di neraka.” “Setelah wanita ini meninggal dunia, dia langsung datang ke neraka. Setan2 membawa dia ke hadapan lucifer, di dalam kemarahannya wanita itu bertanya mengapa setan2 itu mempunyai kuasa atas dirinya, sebab ketika di dunia dia berpikir bahwa dia mempunyai kuasa atas setan2 itu. Di dunia, setan2 itu melakukan apa yang wanita itu perintahkan. Wanita itu juga bertanya kepada lucifer untuk kerajaannya yang telah lucifer janjikan.” “Lucifer terus menerus menipu dia bahkan setelah dia meninggalkan dunia. Lucifer berkata bahwa dia akan menghidupkan wanita itu dan menggunakan dia untuk mencapai tujuan2 dari lucifer lagi. Dengan tipuan, wanita itu telah mendapatkan banyak roh2 untuk lucifer, sehingga dusta dari lucifer itu kedengarannya masuk akal oleh wanita itu.” “Tetapi akhirnya, lucifer menertawakan dan menghina dia. Lucifer berkata, ‘saya telah menipumu dan menggunakan kamu selama tahun2 (hidupmu) itu. Saya tidak akan memberikan kerajaanku kepadamu.’ ” Lucifer menggoyangkan tangan2nya ke arah wanita itu dan kelihatannya daging wanita itu terobek dari tulang2nya. Dia berteriak di dalam kesakitan sementara sebuah buku hitam yang besar dibawa ke lucifer. Dia membuka buku itu dan menelusuri halaman2 dari buku itu dengan jarinya sampai lucifer menemukan nama dari wanita itu. “Oh ya,” lucifer berkata, “kamu betul2 melayaniku dengan baik di dunia. Kamu membawa kepadaku lebih dari 500 roh2.” Dia berbohong dan berkata kepada wanita itu, “Penghukumanmu tidak akan seberat dari yang lainnya.”
    Suatu gelak-tawa kejahatan yang bising keluar. Lucifer berdiri dan menunjukkan sebuah jari ke wanita itu dan suatu angin yang besar muncul dan memenuhi tempat itu. Suatu suara halilintar yang memekik keluar dari lucifer. “Ha-Ha,” kata lucifer, “ambillah kerajaanmu jika kamu mampu.” Kemudian suatu kekuatan yang tak terlihat membanting wanita itu ke lantai. “Kamu akan melayaniku di sini juga,” Lucifer tertawa sementara wanita itu berusaha untuk berdiri. Wanita itu berteriak di dalam kesakitan ketika dagingnya terus-menerus dirobek dari tulang2nya oleh setan2. Wanita itu ditarik ke dalam sangkar ini. Dia ingat akan janji2 lucifer. Lucifer berkata kepadanya bahwa wanita itu akan mempunyai semua kekuasaan. Lucifer berkata kepadanya bahwa wanita itu tidak akan mati. Lucifer berkata kepadanya bahwa dia (lucifer) mempunyai kekuasaan atas hidup dan kematian, dan wanita itu percaya pada lucifer. Wanita itu diberitahu bahwa lucifer dapat menghentikan segala sesuatu yang dapat membunuh wanita itu. Lucifer memberitahukan dia akan banyak dusta2 dan menjanjikan dia akan banyak hal2.
    Yesus berkata, “Saya datang untuk menyelamatkan semua manusia. Saya mau agar semua yang hilang bertobat dan memanggil akan namaKu. Bukanlah kehendakKu bahwa seorangpun akan binasa, tetapi mendapatkan hidup kekekalan. Sedih sekali untuk berkata, bahwa kebanyakan orang tidak mau bertobat dari dosa2 mereka sebelum mereka meninggal dan mereka akan pergi ke neraka. Tetapi jalan ke surga itu sama bagi setiap orang. Kamu harus dilahirkan kembali untuk memasuki kerajaan Tuhan. Kamu harus datang ke Bapa di dalam namaKu dan bertobat akan dosa2mu. Kamu harus dengan sesungguhnya memberikan hatimu kepada Tuhan dan melayani Dia.” “Anak,” Yesus meneruskan, “hal yang berikutnya yang akan saya perlihatkan kepadamu itu bahkan lebih mengerikan. Saya tahu hal itu akan membuatmu sedih. Juga, Saya mau dunia itu untuk mendengarkan dan mengetahui apa yang Roh Allah berkata kepada gereja2.”
    “Di dalam sel2 ini, sejauh kamu dapat melihat, terdapat roh2 yang tersiksa. Setiap saat ketika sel2 ini terisi, neraka akan berkembang dengan sendirinya untuk menerima lebih banyak roh2. Kamu mempunyai semua panca-indera kamu di neraka. Dan jika kamu buta di dunia, kamu akan buta di neraka. Jika kamu hanya mempunyai satu tangan di dunia, kamu akan hanya mempunyai satu tangan di neraka.” Saya harus memberitahukan bahwa kamu harus bertobat, karena neraka merupakan suatu tempat yang menakutkan, suatu tempat yang mengerikan, suatu tempat yang penuh akan kesedihan yang mendalam dan teriakan2 kekekalan dari penyesalan. Percayalah akan apa yang saya katakan, sebab ini semuanya adalah sesungguhnya. Hal2 ini sangat mempengaruhi (sulit bagi) saya sehingga saya sakit berkali-kali ketika saya menuliskan laporan ini. Saya juga melihat hal2 di neraka yang lebih ngeri untuk diberitahukan – bahkan lebih buruk dari ratapan2, dari siksaan, bau2 dari daging yang membusuk, dan api2 neraka yang mengerikan dengan lubang2nya yang dalam
    Saya melihat dan lucifer sedang berdiri dengan punggungnya menghadap ke kita dan dia berada di dalam api. Tetapi dia tidak terbakar; bahkan, dialah yang menyebabkan api itu. Sekarang dia berdiri diliputi api, menikmati teriakan2 dari roh2 yang kasihan dan hilang itu. Ketika lucifer menggoyang tangan2nya, bola2 api yang besar meluncur dari dia. Teriakan2 yang menyayat dan tangisan2 kesakitan yang keras datang dari sel2 itu. Roh2 yang di dalam dibakar dengan api ini yang lebih panas dari api yang berasal dari danau api, dan tetapi mereka tidak dapat mati. Setan2 yang lain, juga, tertawa-tawa bersama dengan lucifer, sementara lucifer itu berjalan dari sel yang satu ke sel yang lain, menyiksa orang2 yang hilang itu. Yesus berkata, “Lucifer itu makan kejahatan. Dia mendapat kemuliaan di dalam kesakitan dan kesengsaraan dan mendapat kekuatan dari hal2 itu.” Saya melihat lucifer itu sebagai suatu api yang berwarna merah-kekuningan dengan runcingan2 yang berwarna coklat tumbuh di seluruh tubuhnya. Suatu angin yang keras meniup pakaiannya yang tidak terbakar. Bau dari daging2 yang terbakar memenuhi udara di sana, dan saya menyadari lagi bahwa kengerian dari neraka itu nyata. Lucifer berjalan melalui api2 itu, dan api2 itu tidak dapat membakar dia. Meskipun saya hanya melihat punggungnya, tetapi saya dapat mendengar suara gelak tertawanya yang jahat di mana2. Saya melihat ketika lucifer terbang ke atas dengan suatu awan asap,
    membawa aliran api itu ke atas dengan dia ke puncak dari perut neraka itu. Saya mendengarkan ketika dia berbalik dan dengan suatu suara yang keras mengumumkan bahwa jika roh2 itu tidak menyembah dia, dia akan memberikan mereka giliran di pusat kesenangan itu. “Harap jangan, lucifer, kita akan menyembahmu,” mereka berteriak di dalam kesatuan sementara mereka mulai membungkuk di dalam penyembahan ke lucifer. Dan semakin mereka menyembah dia, semakin besar kelaparannya akan pemujaan. Suara2 penyembahan itu semakin keras sampai kasau dari neraka berbunyi dengan keriuhan itu. Yesus berkata, “Semua orang2 yang berada di sel2 neraka itu mempunyai kesempatan mendengarkan Injil yang sejati ketika mereka masih berada di dunia. Berkali-kali keselamatan Saya ditawarkan kepada mereka. Berkali-kali Roh Saya menarik mereka, tetapi mereka tidak mau mendengarkan atau kembali kepadaKu untuk diselamatkan.”
    Ketika Yesus berkata, lucifer berkata kepada orang2 bawahannya, “Ha-ha, inilah kerajaanmu – seluruh kerajaan yang akan kamu pernah miliki. Kerajaanku memenuhi seluruh dunia dan dunia di bawah.” Saya mendengarkan dia berteriak, “Inilah hidupmu untuk selama-lamanya!” Sementara tangisan2 penyesalan ke luar dari sel2 yang terbakar itu. Yesus berkata, “Keselamatan Saya itu gratis. Siapa saja yang mau, biarlah dia datang dan diselamatkan dari tempat siksaan yang kekal ini. Saya tidak akanmenolak/membuang dia. Jika kamu telah menjadi seorang wanita penyihir atau seorang lelaki penyihir, bahkan jika kamu ada suatu perjanjian tertulis dengan lucifer, kuasa Saya dapat memecahkan perjanjian itu dan darah Saya yang telah dicucurkan akan menyelamatkanmu. Saya akan menghilangkan kutukan2 kejahatan itu dari hidupmu dan menebusmu dari neraka. Berikan hatimu sehingga Saya dapat melepaskanmu dan membebaskanmu.”
    Lucifer makan penderitaan kita dan bertumbuh semakin kuat karena teriakan2 keputus-asaan dan kesedihan. Dosa2 kita selalu berada di depan kita. Kita tahu kita tidak hidup suci. Kita tahu juga kita pernah mengenal Tuhan Yesus tetapi kita menolak Dia dan berpaling dari Tuhan.
    Ya,” kata Yesus, “hamba2 yang berbalik dariKu sesudah Saya memanggil mereka. Hamba2 yang mencintai dunia melebihiKu dan kembali berkubang di dalam lumpur dosa. Hamba2 yang tidak mau berdiri untuk kebenaran dan kesucian. Lebih baik bagi seseorang tidak pernah mulai daripada berpaling sesudah mulai melayaniKu.” “Percayalah Saya,” Yesus berkata, “Jika kamu berdosa, kamu mempunyai seorang pembela dengan Bapa. Jika kamu bertobat akan dosa2mu, Saya akan setia membersihkanmu dari segala ketidak-benaran. Tetapi jika kamu tidak bertobat, Saya akan datang pada suatu waktu yang tidak pernah kamu pikirkan, dan kamu akan diputuskan bersama orang2 yang tidak percaya dan dicampakkan ke kegelapan di luar.” Saya melihat malaikat hitam itu ketika dia melempar dis yang besar itu jauh, sangat jauh ke dalam kegelapan. “FirmanKu mempunyai maksud seperti apa yang Firman itu katakan : mereka ‘akan dicampakkan ke kegelapan di luar.’ ” Dan kemudian, segera, Yesus dan saya berada di udara mengikuti
    dis itu melalui angkasa. Kita tiba di luar dari dis itu dan berdiri melihat ke dalam
    Terdapat suatu api di tengah dis itu dan orang2 berenang masuk dan ke luar, di atas dan di bawah ombak2 api itu. Tidak ada setan2 atau roh2 jahat di sini, hanya roh2 yang terbakar di suatu lautan api. Di luar dari dis itu adalah kegelapan yang paling hitam. Hanya cahaya dari api2 di dis itu menerangi udara malam. Di dalam cahaya
    itu, saya melihat orang2 berusaha berenang ke tepi2 dari dis itu. Beberapa mereka hampir mencapai tepi2 itu ketika suatu kekuatan yang mengisap dari dalam dis itu menarik mereka kembali ke api2 itu. Saya melihat ketika bentuk2 mereka berubah menjadi kerangka2 dengan roh2 yang berkabut keabuan. Saya tahu kemudian bahwa ini juga merupakan bagian yang lain dari neraka. Dan kemudian saya melihat, sepertinya di dalam suatu penglihatan, malaikat2 membuka meterai2. Bangsa2 dan kerajaan2 kelihatannya terkunci di bawah mereka. Ketika malaikat2 membuka meterai2 itu,
    lelaki dan wanita, anak2 laki2 dan anak2 perempuan berjalan di dalam barisan langsung menuju ke dalam api2 itu. Saya melihat di dalam kepesonakan yang menakutkan, bertanya-tanya jika saya mengenal hamba2 Tuhan yang berpaling itu dan sedang
    berjalan di dalam barisan itu melewatiku. Saya tak dapat membalikkan kepalaku dari penglihatan atas roh2 yang berbaris ke dalam api dan tidak ada seorangpun berusaha menghentikan mereka. Saya berteriak, “Tuhan, hentikanlah mereka sebelum mereka
    mencapai api itu!” Tetapi Yesus berkata, “Siapa yang mempunyai telinga haruslah
    mendengarkan. Siapa yang mempunyai mata haruslah melihat. AnakKu, berteriaklah menentang dosa dan kejahatan. Beritahukan hamba2Ku supaya mereka tetap setia dan memanggil nama dari Tuhan. Saya membawamu melalui tempat yang mengerikan ini supaya kamu bisa memberitahukan mereka tentang neraka.” Yesus melanjutkan, “Beberapa orang tak akan percaya kepadamu. Beberapa akan berkata Tuhan itu terlalu baik untuk mengirim lelaki dan wanita ke neraka. Tetapi beritahukan mereka bahwa FirmanKu adalah kebenaran. Beritahukan mereka bahwa orang2 penakut dan orang2 yang tidak percaya mempunyai bagian di danau api.”
    Manusia akan menjadi pencinta2 dirinya sendiri daripada Tuhan. Kejahatan akan merajalela di hari2 terakhir. Lelaki dan wanita akan mencintai rumah2 mereka, mobil2 mereka, tanah2 mereka, bangunan2, perusahaan2, perak dan emas mereka melebihi Saya.” “Bertobatlah,” Dia berkata, “sebab Saya adalah Tuhan yang cemburu. Tidak ada sesuatupun dapat diutamakan di atas penyembahanmu terhadapKu – tidak anak2 lelaki atau anak2 perempuan atau istri2 atau suami2. Sebab Tuhan adalah Roh dan Dia harus disembah di dalam roh dan kebenaran.”
    Saya melihat kembali ke roh2 di dalam api itu. Mereka berwarna
    api kemerahan, dan tulang2 mereka menjadi hitam dan terbakar. Saya mendengar roh2 mereka menangis di dalam penyesalan dan kesedihan. Tuhan berkata, “Inilah hukuman mereka. Dari rantai yang satu ke rantai yang lain, mereka diikatkan satu sama yang lain. Roh2 ini menginginkan daging dari jenis mereka sendiri, lelaki dengan lelaki, wanita dengan wanita, melakukan apa yang tidak alami. Mereka menyesatkan banyak anak2 muda perempuan dan anak2 muda laki2 ke dalam perbuatan2 dosa. Mereka menamakan perbuatan mereka sebagai cinta, tetapi akhirnya perbuatan itu adalah dosa dankematian.”
    “Saya tahu bahwa banyak anak2 lelaki dan perempuan, lelaki dan wanita dipaksa, bukan keinginan mereka sendiri untuk melakukan perbuatan2 yang kejam – Saya tahu dan tidak akan menyalahkan mereka karena dosa ini. Tetapi meskipun demikian, ingat akan hal ini,” kata Yesus, “Saya tahu segala sesuatu dan orang2 yang membuat anak2 muda ini berdosa akan mempunyai hukuman yang lebih berat. Saya akan menghakimi dengan adil. Kepada orang2 berdosa, Saya berkata, ‘Bertobatlah, dan Saya akan mengampunimu. Panggillah Saya dan Saya akan mendengar.’ ” “Berkali-kali saya memanggil roh2 ini untuk bertobat dan datang kepadaKu. Saya akan mengampuni dan menyucikan mereka; dan di dalam
    namaKu, mereka akan dibebaskan. Tetapi mereka tidak mau mendengarkanKu. Mereka lebih menyukai nafsu2 dari daging daripada kasih dari Allah yang hidup. Sebab Saya adalah suci, kamu juga harus suci. Jangan menyentuh hal2 yang kotor, dan Saya akan menerimamu,” kata Tuhan. Saya merasa sangat sakit ketika saya melihat roh2 itu di danau api. “Hanya saja jika mereka telah berbalik kepadaKu sebelum terlambat,”
    Yesus melanjutkan. “DarahKu dicucurkan supaya setiap orang dapat datang kepadaKu. Saya memberikan hidupKu sehingga orang2 yang berdosa bahkan yang paling berdosapun dapat hidup.” Roh2 dalam jumlah besar melewati, di dalam sungai yang berapi itu. Di atas dan di bawah dari gelombang api, mereka melaju tanpa dapat
    ke luar dari api kebakaran itu dan berenang di danau api itu. Saya mendengar tangisan2 penyesalan sementara sungai yang berdarah itu mengalir melewati kita. Kita berjalan ke atas suatu jalanan di samping sungai itu. Di depan kita, duduk di atas sebuah bukit, seorang wanita yang besar. Dia bergoyang ke depan dan ke belakang sepertinya dalam
    keadaan mabuk. Tertulis di atasnya kata2, “Babilon misterius.” Saya sekarang tahu bahwa ibu dari segala kejijikan di atas dunia datang dari neraka. Suatu kekuatan jahat dan sangat kuat memancar dari dia. Saya melihat berjuta-juta, orang2 dan segala bahasa berada di bawah dia. Dia mempunyai 7 kepala2 dan 10 tanduk2. Di dalam dia terdapat darah dari nabi2, orang2 suci dan semuaorang yang terbunuh di atas dunia. “Ke luarlah dari dia dan pisahkanlah dirimu,” kata Tuhan. “Pada waktunya dia (wanita itu) akan dimusnahkan.”
    Kita berjalan melewati wanita jahat itu dengan tanduk2 di kepalanya. Semuanya mulai menjadi hitam. Sekarang hanya Yesus yang menerangi. Kita berjalan sampai kita tiba di bukit yang lain. Dari kejauhan, saya dapat melihat api2 yang panas di udara. Lingkungan di daerah itu menjadi semakin panas. Kita berjalan mengelilingi bukit itu dan tiba di depan suatu pintu yang besar dengan lubang2 kecil. Pintu itu tertanam di sisi dari bukit itu. Suatu rantai yang besar terdapat di pintu itu dan api2 menjalar dari rantai itu. Pintu itu juga dikunci dengan kunci2 yang besar. Saya bertanya-tanya apakah arti darisemuanya itu. Segera, suatu bentuk manusia yang berwarna hitam, berpakaian cape (pakaian luar longgar, tanpa lengan, dipakai di bahu tanjung) yang panjang dan gelap, muncul di depan pintu. Wajahnya kelihatannya sangat tua dan sangat lelah. Kulit dari wajahnya tertarik dengan ketat pada tulang2 dari tengkoraknya. Dia kelihatannya berumur 1000 tahun.
    Yesus berkata, “Di belakang pintu itu adalah lubang yang tak mempunyai dasar (lubang yang tak terhingga). FirmanKu adalah kebenaran.” Api2 dari belakang pintu itu menjalar lebih tinggi sehingga pintu itu mengembang karena tekanan panas itu. “Tuhanku,” saya berkata, “saya senang ketika lucifer akan dicampakkan ke dalam lubang yang tak mempunyai dasar itu dan segala kejahatan ini akan berhenti pada satu musim.” Dia berkata, “Mari, dengarkan apa yang Roh katakan kepada gereja2. Keakhiran dari semuanya sudah dekat, dan saya memanggil orang2 berdosa untuk bertobat dan diselamatkan. Lihatlah sekarang.” Kita berdiri di suatu tanah kosong dan saya berada dengan Tuhan di dalam roh. Saya melihat dan memandang suatu penglihatan terbuka.
    Di dalam penglihatan itu saya melihat seekor ular yang berapi mulai menyerang udara itu dengan ekornya yang besar. Saya melihat sementara ular dalam alam roh ini bergerak dengan kekuatan yang mengagumkan. Kemudian saya melihat dia kembali ke tangan kanan neraka dan menunggu. Saya tahu bahwa dia tidak dapat menyerang dunia sampai
    Firman Tuhan dipenuhi. Saya melihat api dan asap ke luar dari dunia, dan saya melihat suatu kabut yang aneh terbentuk di atas dunia. Saya melihat belang2 yang gelap muncul di mana2. Tanduk2 mulai bertumbuh di kepala dari ular berapi itu. Mereka menyebar ke luar sampai mereka menutupi seluruh dunia. Lucifer memberikan perintah2 kepada ular berapi itu. Terdapat kehadiran dari roh2 jahat dan setan2. Kemudian saya melihat ular berapi dan jahat itu ke luar dari tangan kanan neraka dan mulai menyerang dunia dengan kekuatan yang sangat besar, melukai dan memusnahkan banyak orang. Yesus berkata, “Ini akan terjadi pada akhir zaman. Naiklah lebih tinggi ke atas.” Para pembaca jika kamu telah melakukan dosa2 yang telah saya tulis, berhentilah berdosa dan panggillah akan Yesus untuk menyelamatkanmu. Kamu tidak harus ke neraka. Panggillah akan Tuhan ketika Dia masih dekat. Dia akan mendengar dan menyelamatkanmu. Siapapun yang memanggil nama Tuhan akan diselamatkan.
    Suatu nubuat dari Yesus untuk semua orang Yesus berkata, “Hal2 ini sedang mulai di dunia, tetapi belum berlangsung dan akan dengan segera datang ke seluruh dunia. Ular berapi itu adalah bagian dari binatang itu. Nubuat2 yang akan kamu baca adalah benar. Wahyu2 ini adalah benar. Berjaga dan berdoalah. Cintailah satu dengan yang lain. Jagalah agar dirimu sendiri suci. Jagalah agar tangan2mu bersih.” “Suami2, kasihilah istri2mu seperti Kristus mengasihi gerejaNya. Suami2 dan istri2, kasihilah satu sama lain seperti Saya telah mengasihimu. Saya mentahbiskan pernikahan dan memberkati pernikahan dengan FirmanKu. Jagalah supaya ranjang pernikahan itu suci. Bersihkan dirimu dari segala ketidak-benaran dan jadilah suci, seperti Saya yang suci.” “Orang2 suci dari Tuhan telah disesatkan oleh penyanjung2 (penggoda2). Jangan ditipu; Tuhan tak dapat dipermainkan. Pengertian akan datang padamu jika kamu membuka telinga2mu dan mendengarkanKu. Ini adalah pesanan2 Tuhan untuk gereja2. Hati2lah akan nabi2 palsu yang berdiri di tempat suciKu dan menipu dengan kata2 pujian. Oh dunia, orang2Ku yang suci telah tertidur oleh ajaran2 yang sesat. Bangunlah, Sadarlah! Saya memberitahukanmu segala ketidak-benaran adalah dosa. Bersihkan dirimu sendiri dari segala dosa kedagingan dan roh.” “Nabi2Ku yang suci hidup dengan kehidupan yang suci, tetapi kamu memberontak melawanKu dan kesucianKu. Kamu telah membawa kejahatan atas dirimu sendiri. Kamu telah berdosa dan membawa dirimu ke dalam perbudakan penyakit dan kematian. Kamu telah melakukan kelaliman2 dan telah melakukannya dengan keji dan telah memberontak terhadap Ku. Kamu telah meninggalkan pedoman2Ku dan hukum2Ku. Kamu tidak memperhatikan kata2 dari hamba2Ku, nabi lelaki dan nabi perempuan. Kutukan2 sebagai ganti dari berkat2 telah datang padamu, dan kamu tetap menolak untuk kembali kepadaKu dan bertobat akan dosa2mu.” “Jika kamu ingin kembali dan bertobat dan jika kamu akan menghormatiKu dengan buah kebenaran, saya akan memberkati rumah2mu dan menghormati ranjang2 pernikahanmu. Jika kamu akan merendahkan dirimu dan memanggil kepadaKu, Saya akan mendengarkanmu dan memberkatimu.” “Dengarlah, kamu orang2 yang melayani FirmanKu yang kudus. Janganlah mengajarkan orang2Ku untuk berdosa terhadap Tuhan mereka. Ingat, penghakiman mulai dari rumah Tuhan; kalau kamu tidak bertobat, Saya akan menghilangkanmu (memusnahkanmu) karena dosa2 yang telah kamu ajarkan kepada orang2Ku. Kamu pikir bahwa Saya buta sehingga Saya tak dapat melihat dan Saya tuli sehingga Saya tak dapat mendengar?” “Kamu yang memegang kebenaran di dalam kelaliman dan mengisi dompet2mu dengan perak dan emas yang berasal dari orang2 miskin – bertobat, Saya berkata, sebelum semuanya terlambat. Pada hari penghakiman kamu akan berdiri sendirian di hadapanKu untuk memberikan tanggung jawab atas apa yang kamu lakukan dengan FirmanKu yang kudus. Jika kamu memanggilKu di dalam pertobatan, Saya akan menghilangkan kutukan itu dari tanah2mu dan memberkatimu dengan suatu berkat yang dahsyat. Jika kamu akan bertobat dan malu akan dosa2mu, Saya akan mengampuni dan berbelas-kasihan padamu, dan Saya tidak akan mengingat akan dosa2mu lagi. Berdoalah supaya kamu menjadi seorang pemenang.” “Bangunlah ke kehidupan dan hidup. Bertobatlah terhadap orang2 yang telah kamu sesatkan dan ajarkan ajaran2 yang salah. Beritahukan mereka kamu telah berdosa dan kamu telah memencarkan domba2Ku. Bertobatlah terhadap mereka.””Lihatlah, Saya sedang menyediakan suatu tentara yang suci. Mereka akan melakukan kemenangan2 yang besar untukKu dan memusnahkan tempat2 berhalamu. Mereka adalah suatu tentara dari lelaki dan wanita yang suci, anak2 lelaki dan perempuan. Mereka telah diurapi untuk memberitakan Injil yang sejati, untuk meletakkan tangan pada orang2 sakit dan memanggil orang2 berdosa ke pertobatan.” “Ini merupakan suatu tentara dari orang2 yang bekerja, ibu2 rumah tangga, lelaki dan wanita yang belum menikah (single men & women), anak2 sekolah. Mereka adalah orang2 biasa, sebab tidak banyak orang yang erkedudukan tinggi telah menjawab panggilan Saya. Di waktu2 yang lalu, orang2 biasa itu telah disalah-pahamkan dan diperlakukan dengan salah, ditindak dengan sewenang-wenang dan ditolak. Tetapi Saya telah memberkati mereka dengan keberanian di dalam kesucian dan di dalam roh. Mereka akan mulai memenuhi nubuatKu dan melakukan kehendakKu. Saya akan berjalan bersama dengan mereka, berbicara dengan mereka dan bekerja dengan mereka.” “Orang2 ini adalah orang2 yang telah berbalik kepadaKu dengan seluruh hati mereka, jiwa, pikiran, dan kekuatan mereka. Tentara ini akan membangunkan banyak orang ke kebenaran dan kesucian dari roh. Saya akan segera mulai bergerak di dalam mereka, untuk memilih bagi tentaraKu orang2 yang saya berkenan. Saya akan mencari mereka di kota2 dan di desa2. Banyak orang akan terkejut akan orang2 yang Saya pilih. Kamu akan melihat mereka mulai bergerak di seluruh tanah dan melakukan kemenangan2 bagi namaKu. Pandanglah dan lihatlah kuasa Saya bekerja.” “Sekali lagi Saya memberitahukanmu, jangan mencemarkan ranjang dari pernikahanmu. Jangan mencemarkan badan di mana Roh Kudus tinggal. Dosa2 badan akan mengarah ke dosa2 roh. Jagalah supaya ranjang pernikahan itu suci. Saya membuat lelaki untuk wanita dan wanita untuk lelaki dan memerintahkan supaya mereka berdua disatukan di dalam suatu pernikahan yang suci. Sekali lagi Saya berkata sadarlah.” Saya melihat banyak penglihatan2 di tangan kiri neraka. Saya diperintahkan Tuhan untuk tidak memperlihatkan mereka pada saat ini. Banyak dari penglihatan2 tersebut tentang dunia di akhir zaman, ketika banyak orang2 dari Tuhan akan jatuh dan terhilang. Di dalam penglihatan2 itu, saya diberikan wahyu2 tentang badan dari Kristus, pelayanan2 dari anak2 Tuhan, anak2 dari binatang itu dan akhirnya kedatangan Yesus yang kedua kali. “Belakangan, kamu baru boleh memperlihatkan penglihatan2 itu,” Dia berkata, tetapi bukan sekarang.” “Tentara ini,” kata Tuhan, “yang telah disebutkan oleh nabi Yoel, akan bangkit dari dunia dan melakukan pekerjaan2 yang besar untuk Tuhan. Anak kebenaran akan bangkit dengan penyembuhan di sayap2Nya. Dia akan menginjak kejahatan itu dan mereka akan seperti abu di bawah tapak dari kaki2Nya.” “Mereka akan dinamakan tentara dari Tuhan. Saya akan memberikan mereka karunia2, dan mereka akan melakukan pekerjaan2 yang besar untukKu. Mereka akan melakukan kemenangan2 untuk kemuliaan
    Tuhan. Saya akan mencurahkan RohKu ke atas semua daging, dan anak2 lelakimu dan anak2 perempuanmu akan bernubuat. ” “Tentara ini akan berperang melawan kekuatan2 kejahatan dan akan memusnahkan banyak dari pekerjaan2 lucifer. Mereka akan memenangkan banyak orang ke Yesus Kristus sebelum hari kejahatan dari binatang
    itu tiba, Bertobatlah, karena waktu sudah dekat, dan Tuhan dari kemuliaan akan segera datang. Bersedialah, karena kamu tidak tahu hari itu maupun jam itu. Besarlah pahala dari orang2 yang menunggu kedatanganKu. Saya akan memberkati orang2Ku yang kecil, orang2 yang telah menjaga imannya dan melayaniKu di dalam kebenaran dan keadilan. Sebelum mereka tahu akan hal itu, hal itu akan menimpa mereka. Saya telah menyediakan suatu berkat untuk orang2 yang setia terhadap panggilannya dan orang2 yang tidak menyangkal namaKu.” “Saya berkata, jika orang2Ku, yang memanggil namaKu, akan merendahkan diri mereka dan berdoa, Saya akan mengampuni mereka dan menyembuhkan dan mengembalikan kerugian2 mereka. Saya berkeinginan untuk mendengar, untuk membebaskan dan untuk menyelamatkan semua yang percaya dan memanggil namaKu.” “Kuduskan suatu puasa. Panggillah suatu pertemuan yang khidmat. Himpunlah penatua2 dan seluruh penghuni2 dari tanah itu ke dalam rumahKu dan panggillah Saya. Sadarlah, karena hari Tuhan datang seperti seorang pencuri di malam hari – hari itu sudah dekat.” “Percayalah kepadaKu, dan Saya akan mengembalikan kepada mu tahun2 yang telah dimakan oleh belalang2, cacing2, ulat2 dan cacing2 dari pohon palem.” “Tentara Saya yang besar yang telah Saya panggil tidak akan
    memecahkan barisan mereka maupun langkah2 mereka. Mereka akan melakukan peperangan2 yang menakjubkan dan mereka tidak akan dapat dikalahkan, sebab Sayalah kekuatan mereka. Suara2 mereka akan berbunyi seperti terompet, seperti halilintar demikian juga bunyi mereka dan semua akan mendengarkan dan tahu bahwa Saya adalah Tuhan Allahmu.” Tuhanku Yesus, doaku kepadaMu supaya saya dapat dianggap layak untuk menjadi anggota dari tentara ini. Saya mau menjadi anggota dari tentara ini, tetapi saya tahu saya harus murni dan suci seperti Yesus yang murni dan suci. Dengan darah Yesus yang telah dicucurkan, bersihkan saya dari segala ketidak-benaran. Tolonglah saya untuk selalu mempunyai suatu hati pertobatan, bebas dari segala benci dan kedengkian.
    Bapa, saya tahu banyak dari orang2Mu sedang tertidur. Saya takut bahwa Engkau harus memecahkan bejana2 kami yang dari tanah liat dan merendahkan kami jika Engkau menghendaki buah2 dari kebenaran. Tuhan, saya tidak mau ke neraka lagi dan tinggal di sana. Oh Tuhan, tolonglah saya untuk memperingati orang2. Berikan kekuatan kepadaku untuk menghentikan neraka untuk memperbesar dirinya sendiri. Tolonglah Saya dan orang2Mu untuk menjadi baik, murah hati, penuh pengampunan dan mengasihi satu sama lain. Tolonglah kami untuk berbicara tentang kebenaran setiap saat. Saya tahu Yesus Kristus akan segera kembali, dan upah2Nya akan dibawah bersamaNya. Saya tahu bahwa pesan saya kepada dunia adalah, “Bertobatlah, sebab hari Tuhan sudah dekat.” Bapa, saya tidak mau darah dari orang2 ini berada di tangan2ku.
    “lucifer menggunakan banyak akal2 untuk menghancurkan banyak lelaki dan wanita yang baik. Dia bekerja pagi dan malam, berusaha untuk mendapatkan orang2 untuk melayani dia. Jika kamu gagal memilih untuk melayani Tuhan, kamu telah memilih untuk melayani lucifer. Pilihlah hidup dan kebenaran akan membebaskanmu.
    Yesus berkata, “Siapa yang ingin, boleh datang kepadaKu dan dia yang kehilangan hidupnya demi kepentinganKu akan menemukan kehidupan dan lebih banyak lagi. Tetapi orang2 berdosa harus bertobat ketika masih hidup di dunia. Sudah terlambat untuk bertobat jika mereka tiba di sini. Banyak orang2 berdosa ingin melayani Tuhan dan lucifer, atau mereka percaya bahwa mereka mempunyai waktu yang tak terhingga untuk menerima pengampunan yang Tuhan tawarkan. Orang2 yang sungguh bijaksana akan memilih pada hari ini juga siapa yang akan mereka layani.” Yesus berkata, “Mari kita dengarkan apa yang mereka sedang bicarakan.” Seorang lelaki berkata kepada yang lain, “Apakah kamu mendengar tentang seorang yang disebut Yesus yang datang untuk menghapus dosa?”
    Lelaki yang lain menjawab, “Saya tahu Yesus. Dia mencuci dosa2 saya. Bahkan, saya tidak tahu apa yang saya lakukan di sini.” “Saya juga tidak tahu,” kata lelaki yang pertama. Yang lain berkata, “Saya berusaha untuk memberitahukan kepada tetangga saya tentang Yesus, tetapi tetangga saya tidak mau mendengarkan. Ketika istrinya meninggal, dia datang kepadaku 100 untuk meminjam uang untuk ongkos penguburan istrinya, tetapi saya
    ingat akan apa yang Yesus katakan bahwa kita harus sebijaksana ular2 dan setulus merpati2. Karena itu, saya tidak meminjamkan uang kepadanya. Saya tahu dia akan menggunakan uang itu untuk hal yang lain bagaimanapun juga. Kita harus menjadi pengurus yang baik dari uang kita, seperti yang kamu ketahui.” Lelaki yang pertama yang telah berkata, sekarang berkata lagi. “Memang benar, saudara,” dia berkata, “seorang anak lelaki di gereja kita memerlukan baju2 dan sepatu2, tetapi ayahnya suka minum, makanya saya tak mau membelikan apapun untuk anaknya – kita betul2 memberikan suatu pelajaran kepada ayah dari anak lelaki itu.” “Betul,” kata seorang lelaki yang lain, sementara itu dia memegang tali perbudakan itu di tangan2nya dan memutar tali itu ke sekelilingnya dengan gelisah, “kita harus selalu mengajarkan orang2 lain untuk hidup seperti Yesus. Ayah dari anak itu tidak mempunyai hak untuk minum. Biarkan dia menderita.” Yesus berkata, “Oh, orang2 bodoh dan berhati lamban, sadarlah akan kebenaran (bangunlah ke kebenaran), dan kasihilah satu sama lain dengan cinta yang membara. Tolonglah orang2 yang tidak berdaya. Berikan kepada orang2 yang membutuhkan tanpa mempunyai pikiran untuk memperoleh sesuatu sebagai balasan.” “Jika kamu akan bertobat, Oh dunia, Saya akan memberkatimu dan tidak mengutukmu. Bangunlah dari tidurmu, dan datanglah kepadaKu. Rendahkanlah dirimu dan tundukkanlah hatimu di hadapan Ku, dan Saya akan datang dan hidup bersamaMu. Kamu akan menjadi orang2Ku dan Saya akan menjadi Tuhanmu.”
    Yesus berkata, “Bertobatlah dan terimalah keselamatan, karena Kerajaan Allah sudah dekat. KeinginanKu dan FirmanKu akan dilakukan. Persiapkanlah jalan Tuhan.”
    Dan saya berpikir, kita harus saling mengasihi. Kita harus berdiri dengan teguh di dalam kebenaran dan mengajarkan yang benar kepada anak2 kita di dalam pengetahuan akan segera datangnya Kristus. Karena dengan kepastian, Raja itu akan datang!
    Yesus berkata, “Dakwalah mereka yang berada di dunia supaya mereka tidak sombong atau percaya akan kekayaan yang tidak menentu tetapi menaruh kepercayaan mereka di dalam Tuhan yang hidup, yang telah memberikan kepada kita segala sesuatu dengan berlimpah untuk dinikmati. Berjalanlah di dalam roh dan kamu tidak akan memenuhi nafsu dari daging.” “Janganlah ditipu; Tuhan tidak dapat dipermainkan atau diejek. Sebab apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Barangsiapa menabur dalam dagingnya, ia akan menuai kebinasaan. Barangsiapa menabur dalam roh, dan ia akan menuai hidup yang kekal. Pekerjaan2 dari daging adalah perzinahan, percabulan, kecemaran, penyembahan berhala, sihir, amarah, iri hati, kemabukan, permusuhan dan seperti yang sama. Mereka yang melakukan hal2 ini tidak akan mewarisi kerajaan Allah.” “Buah dari roh adalah : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri. Mereka yang adalah milik Tuhan telah menyalibkan dagingnya bersama nafsu2nya.” “Ketika Firman Tuhan sudah dipenuhi, kemudian akan datang keakhiran. Tidak ada seorangpun tahu akan hari maupun jam di mana Anak Allah akan kembali ke dunia. Bahkan Anakpun tidak tahu, karena hal itu hanya diketahui oleh Allah Bapa. FirmanKu segera akan dipenuhi. Datanglah sebagai seorang anak kecil dan biarkan Saya membersihkanmu dari pekerjaan2 daging. Berkatalah kepadaKu, ‘Tuhan Yesus, masuklah di hatiku dan ampunilah akan dosa2ku. Cucilah saya di dalam darahMu dan bersihkanlah saya. Saya telah berdosa terhadap surga dan di hadapanMu dan saya tidak layak untuk dipanggil sebagai seorang anak. Saya menerimaMu dengan iman sebagai Juruselamat Saya.’ ” “Saya akan memberikanmu pendeta2 yang menyenangkan hatiKu, dan Saya akan menjadi gembalamu. Kamu akan menjadi orang2Ku, dan Saya akan menjadi Tuhanmu. Bacalah Alkitab dan jangan tinggalkan persekutuan dengan sesamamu(orang2 Kristen). Berikan seluruh hidupmu kepadaKu, dan Saya akan memeliharamu. Saya tidak akan pernah membiarkan kamu sendiri atau meninggalkanmu.” Saudara2, dengan satu Roh, kita dapat mencapai kepada Bapa. Saya berdoa supaya kalian semuanya akan datang dan memberikan hatimu kepada Tuhan.
    Saya tidak ingin kamu ke neraka. Saya telah menciptakanmu untuk kebahagiaanKu sendiri dan untuk persekutuan yang kekal. Kamu adalah ciptaanKu, dan Saya mengasihimu. Panggillah Saya ketika Saya masih dekat, dan Saya akan mendengar dan menjawabmu. Saya mau mengampunimu dan memberkatimu.” Untuk orang2 yang telah dilahirkan kembali, Tuhan berkata: “Jangan lupakan persekutuan dengan sesamamu, orang2 Kristen. Bersatulah dan berdoa dan belajar akan FirmanKu. Sembahlah Saya di dalam roh kekudusan.” Tuhan berkata kepada gereja2 dan bangsa2: “Malaikat2 Saya selalu berperang untuk pewaris2 dari keselamatan dan untuk orang2 yang akan menjadi ewaris2. Saya tidak berubah. Saya tetap sama, kemarin, sekarang dan selamanya. Carilah Saya, dan Saya akan mencurahkan RohKu padamu. Anak lelaki dan anak perempuanmu akan bernubuat. Saya akan melakukan hal2 yang besar di antaramu.” Jika kamu belum terselamat, pakailah waktu ini, sekarang juga, berlututlah di depan Tuhan dan memohon padaNya untuk mengampunimu
    akan dosa2mu dan membuatmu menjadi AnakNya. Apa saja harganya, kamu harus menentukan saat ini juga untuk membuat surga menjadi rumahmu yang kekal. Neraka itu sangat mengerikan, dan neraka itu sungguh ada.
    Inilah Bukti Siksa Kubur Yang Mengerikan
    ________________________________________

    Foto ini adalah seorang pemuda berusia 18 tahun yang meninggal di salah satu rumah sakit di Oman. Mayat pemuda tersebut digali kembali dari kuburnya setelah 3 jam di makamkan yang di saksikan oleh ayahnya. Pemuda tersebut meninggal dirumah sakit dan setelah di mandikan di makamkan secara islam di hari itu juga.

    Tetapi setelah pemakaman ayahnya merasa ragu atas diagnosa dokter dan menginginkan untuk di identifikasi kebenaran penyebab kematiannya. Seluruh kerabat dan teman-temannya begitu terkejut saat mereka melihat kondisi mayat. Mayat tersebut begitu berbeda dalam 3 jam. Dia berubah tampak ke abu-abuan seperti orang yang sudah tua.

    Dengan tampak jelas bekas siksaan dan pukulan yang amat keras dan dengan tulang-tulang kaki dan tangan yang hancur begitu juga ujung-ujungnya sehingga menekan kebadannya.

    Seluruh badan dan mukanya memar. Matanya yang terbuka memperlihatkan ketakutan, kesakitan dan keputus-asaan. Darah yang begitu jelas menandakan bahwa pemuda tersebut sedang mendapatkan siksaan yang amat berat.
    Inilah Bukti Siksa Kubur!
    Posted by Sam Mendes
    Share this post:

    63 Comments

    Foto ini adalah seorang pemuda berusia 18 tahun yang meninggal di salah satu rumah sakit di Oman. Mayat pemuda tersebut digali kembali dari kuburnya setelah 3 jam di makamkan yang di saksikan oleh ayahnya. Pemuda tersebut meninggal dirumah sakit dan setelah di mandikan di makamkan secara islam di hari itu juga.

    Tetapi setelah pemakaman ayahnya merasa ragu atas diagnosa dokter dan menginginkan untuk di identifikasi kebenaran penyebab kematiannya. Seluruh kerabat dan teman-temannya begitu terkejut saat mereka melihat kondisi mayat. Mayat tersebut begitu berbeda dalam 3 jam. Dia berubah tampak ke abu-abuan seperti orang yang sudah tua.

    Dengan tampak jelas bekas siksaan dan pukulan yang amat keras dan dengan tulang-tulang kaki dan tangan yang hancur begitu juga ujung-ujungnya sehingga menekan kebadannya.

    Seluruh badan dan mukanya memar. Matanya yang terbuka memperlihatkan ketakutan, kesakitan dan keputus-asaan. Darah yang begitu jelas menandakan bahwa pemuda tersebut sedang mendapatkan siksaan yang amat berat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: