NIAS BARU

Nias Bangkit, Nias Berjuang, Nias Bertindak, Nias Sejahtera!

  • January 2009
    M T W T F S S
    « Dec   Mar »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Ya’ahowu Banuada

    Salam dari saya, Marinus Waruwu. Weblog "Nias Baru: Ya`ahowu Tano Niha" ini kita jadikan wahana bertukar pikir serta mengerti lebih dalam "berita aktualita Nias". Partisipasi masyarakat Nias sangat diharapkan. Ya'ahowu. Nias berjuang, Nias Nias bertindak, Nias Sejahtera, Nias maju. Semoga!
  • Pages

  • Marinus W. : Abad-21, Kematian Modernitas dan Kebangkitan Agama-agama

    Abad-21 identik dengan bangkitnya agama-agama. Kebangkitan Agama-agama bukan dikarenakan modernitas tidak mampu lagi menjawab segala tuntutan hidup manusia. tapi karena modernitas tidak menyentuh inner/hati manusia yang bersifat rohani yang merupakan inti dari kemanusiaan itu sendiri. artinya modernitas hanya terbatas pada materi, kenikamatan hidup, sementara bagian dalam manusia tidak tersentuh sehingga manusia mengalami kekosongan rohani. akibatnya, hidup manusia selalu identik dengan kegelisahan, kekacauan, dan rasa ketidakbermaknaan hidup. mungkin saja karena modernitas hanya bergulat dengan sisi luarnya saja. artinya yang fisikal semata. sedangkan inti dalamnya terabaikan. akibatnya, Agama adalah pelabuhan terakhir hidup manusia. sebab sisi dalam hidup manusia, hanya agama yang bisa memasukinya. sayang, kebangkitan agama-agama bagai pisau bermata dua. di satu sisi, agama dapat mengkonstruksi kembali hidup manusia yang sudah hancur karena kegelisahan. di sisi lain, agama justru menjadi sebab terjadinya krisis sosial akhir-akhir ini. triumfalisme atau rasa benar sendiri agama-agama tertentu mengakibatkan munculnya fundamentalime yang berujung pada kekerasan, penganiayaan, kefanatikkan, rasa saling curiga dan saling tidak percaya antar komunitas sosial. dan ujungnya juga adalah kekerasan terhadap kemanusiaan. lalu setelah modernitas dan agama ternyata sama-sama penyebab krisis dalam hidup manusia, kemanakah nantinya manusia berlabuh. adakah paham selain itu, apakah ateis.
  • Nias bangkit, Nias berjuang, Nias sejahtera, Nias sejahtera!

    Bukanlah slogan kosong untuk masyarakat nias. Tapi slogan nias bangkit, berjuang, bertindak, sejahtera adalah slogan yang punya makna. makna apa? makna kebangkitan masyarakat nias dari ketertinggalan dan keterpurukannya terutama dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan segala bidang lainnya. Caranya adalah melalui modernisasi pendidikan. Pendidikan adalah salah satu cara terbaik untuk membawa nias ke arah kemajuan. Bila masyarakat punya pola pikir maju dan punya visi dan misi ke depan bukan tidak mungkin masyarakat kita nias dalam 10 tahun ke depan akan sejajar dengan daerah-daerah lain yang telah mencicipi kemajuan.
  • Asking Pardon and Forgiving Offenses:

    You should either avoid quarrels altogether or else put an end to them as quickly as possible; otherwise, anger may grow into hatred, making a plant out of a splinter, and turn the soul into a murderer. For so you read: “ Everyone who hates his brother is a murderer “ (I Yoh 3:15) Whoever has injured another by open insult, or by abusive or oven incriminating language, must remember to repair the injury as quickly as possible by an apology, and he who suffered the injury must also forgive, without further wrangling. But if they have offended one another, they must forgive one another`s trespasses for the sake of your prayers which should be recited with greater sincerity each time you repeat them. Although a brother is often tempted to anger, yet prompt to ask pardon from one he admits to having offended, such a one is better than another who, though less given to anger, finds it too hard to ask forgiveness. But a brother who is never willing to ask pardon, or does not do so from his heart, has no reason to be in the community, even if he is not expelled. You must then avoid being too harsh in your words, and should they escape your lips, let those same lips not be ashamed to heal the wounds they have caused. Thank You!
  • Tulisan Teratas

  • Meta

OPTIMAL THINKING

Posted by niasbaru on January 25, 2009

Marinus Waruwu

 

Dalam Buku “Di Atas Segala Puncak Sukses” tulisan motivator dunia Zig Ziglar membahas secara tuntas orang-orang yang pada awalnya sangat sederhana, miskin pengetahuan dan pengalaman, tidak mempunyai modal untuk menjadi orang besar di perusahaan atau lembaga kepemerintahan, cacat fisik ternyata pada akhirnya mereka bisa mencapai puncak di atas segala puncak sukses. Di tengah keterbatasan fisik, ekonomi, modal, atau pengetahuan, orang-orang sukses ini dapat meraih segala cita-cita, impian menuju puncak sukses. Orang-orang yang mau sukses tidak mau berperan hanya sebagai penonton. Yang diinginkan adalah menjadi pemain dan memberikan yang terbaik. Nafsu untuk sukses sebagai motivatornya. Buku “di atas segala puncak sukses” telah menginspirasi ratusan juta manusia di bumi untuk sukses mencapai puncak. Ia merupakan salah satu buku terlaris di dunia.

 

Sebaliknya, dalam buku yang berjudul: Optimal Thinking, tulisan Rosaline Glickman, Ph.D menguraikan dengan gamblang bahwa kesuksan seseorang justru karena orang bersangkutan sungguh-sungguh mengoptimalkan pemikiran di setiap kesempatan, yang ia sebut sebagai Optimal Thinking. Menurut Rosaline, Optimal Thinking adalah bahasa diri kita yang tertinggi. Pemikiran optimal menguatkan kita untuk selalu menjadi yang terbaik di setiap waktu. Optimal Thinking mencegah kita merasa puas hanya menjadi orang nomor dua.

 

Dengan itu, diri tertinggi, diri terbaik kita mengambil kendali. Diri menjadi fokus terhadap pilihan terbaik dan merasakan hasil dari pemikiran terbaik. Kita tidak berkompetisi dengan siapa pun. Kita hanya memikirkan arti yang terbaik bagi diri kita. Itulah pemikiran optimal.

 

Dalam kancah dunia, Optimal Thinking telah menghasilkan orang-orang besar seperti Theodore Rooselvelt, Harry S. Truman, John F. Kennedy, Lyndon B. Johnson, dan orang-orang sukses lainnya yang membuat orang-orang kebanyakan tercengang, seolah tidak percaya. Orang-orang yang ingin sukses biasanya tidak ingin menjadi orang no.2. Mereka selalu menjadi yang no.1. Selalu menjadi yang terbaik. Atas berbagai usahanya, dunia pun akan selalu mengenang mereka sebagai tokoh-tokoh paling berpengaruh, menjadi inspirasi bagi setiap insan manusia.

 

Lalu Bagaimana mengoptimalkan diri kita? Motivator Ulung Neale Donald Walsch mengatakan bahwa pikiran anda adalah orang tua yang melahirkan segala-galanya”. Pikiran yang optimal akan selalu melakukan hal-hal yang besar, membuat gebrakan untuk maju mencapai puncak sukses. Berpikir optimal setiap waktu akan dengan sendirinya mengarahkan kita ke jalan yang benar. Ia bagaikan motivator yang mengarahkan kita ke puncak sukses. Jadi untuk mengoptimalkan diri kita, kita terlebih dahulu harus mengoptimal pikiran kita untuk melakukan hal-hal yang besar, dan terbaik. Percayalah! dengan mengoptimalkan pikiran kita, maka dengan sendirinya kita akan melaju ke arah yang benar yaitu puncak kesuksesan.

3 Responses to “OPTIMAL THINKING”

  1. Salam Yaahowu

    Saya pilih topik ini untuk menghiasa branda http:niasbarat.com situs bisnis nias barat. Terima kasih atas kesediaannya dan sukses selalu

    GBU
    Mustika Ranto Gulo

  2. Mustika Ranto Gulo said
    February 12, 2009 at 8:31 pm
    Salam Yaahowu

    Saya pilih topik ini untuk menghiasa branda http://niasbarat.com
    situs bisnis nias barat. Terima kasih atas kesediaannya dan sukses selalu

    GBU
    Mustika Ranto Gulo

  3. Jwombpfo said

    EBYsO6 comment6 ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: