NIAS BARU

Nias Bangkit, Nias Berjuang, Nias Bertindak, Nias Sejahtera!

  • October 2007
    M T W T F S S
    « Sep   Nov »
    1234567
    891011121314
    15161718192021
    22232425262728
    293031  
  • Ya’ahowu Banuada

    Salam dari saya, Marinus Waruwu. Weblog "Nias Baru: Ya`ahowu Tano Niha" ini kita jadikan wahana bertukar pikir serta mengerti lebih dalam "berita aktualita Nias". Partisipasi masyarakat Nias sangat diharapkan. Ya'ahowu. Nias berjuang, Nias Nias bertindak, Nias Sejahtera, Nias maju. Semoga!
  • Pages

  • Marinus W. : Abad-21, Kematian Modernitas dan Kebangkitan Agama-agama

    Abad-21 identik dengan bangkitnya agama-agama. Kebangkitan Agama-agama bukan dikarenakan modernitas tidak mampu lagi menjawab segala tuntutan hidup manusia. tapi karena modernitas tidak menyentuh inner/hati manusia yang bersifat rohani yang merupakan inti dari kemanusiaan itu sendiri. artinya modernitas hanya terbatas pada materi, kenikamatan hidup, sementara bagian dalam manusia tidak tersentuh sehingga manusia mengalami kekosongan rohani. akibatnya, hidup manusia selalu identik dengan kegelisahan, kekacauan, dan rasa ketidakbermaknaan hidup. mungkin saja karena modernitas hanya bergulat dengan sisi luarnya saja. artinya yang fisikal semata. sedangkan inti dalamnya terabaikan. akibatnya, Agama adalah pelabuhan terakhir hidup manusia. sebab sisi dalam hidup manusia, hanya agama yang bisa memasukinya. sayang, kebangkitan agama-agama bagai pisau bermata dua. di satu sisi, agama dapat mengkonstruksi kembali hidup manusia yang sudah hancur karena kegelisahan. di sisi lain, agama justru menjadi sebab terjadinya krisis sosial akhir-akhir ini. triumfalisme atau rasa benar sendiri agama-agama tertentu mengakibatkan munculnya fundamentalime yang berujung pada kekerasan, penganiayaan, kefanatikkan, rasa saling curiga dan saling tidak percaya antar komunitas sosial. dan ujungnya juga adalah kekerasan terhadap kemanusiaan. lalu setelah modernitas dan agama ternyata sama-sama penyebab krisis dalam hidup manusia, kemanakah nantinya manusia berlabuh. adakah paham selain itu, apakah ateis.
  • Nias bangkit, Nias berjuang, Nias sejahtera, Nias sejahtera!

    Bukanlah slogan kosong untuk masyarakat nias. Tapi slogan nias bangkit, berjuang, bertindak, sejahtera adalah slogan yang punya makna. makna apa? makna kebangkitan masyarakat nias dari ketertinggalan dan keterpurukannya terutama dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan segala bidang lainnya. Caranya adalah melalui modernisasi pendidikan. Pendidikan adalah salah satu cara terbaik untuk membawa nias ke arah kemajuan. Bila masyarakat punya pola pikir maju dan punya visi dan misi ke depan bukan tidak mungkin masyarakat kita nias dalam 10 tahun ke depan akan sejajar dengan daerah-daerah lain yang telah mencicipi kemajuan.
  • Asking Pardon and Forgiving Offenses:

    You should either avoid quarrels altogether or else put an end to them as quickly as possible; otherwise, anger may grow into hatred, making a plant out of a splinter, and turn the soul into a murderer. For so you read: “ Everyone who hates his brother is a murderer “ (I Yoh 3:15) Whoever has injured another by open insult, or by abusive or oven incriminating language, must remember to repair the injury as quickly as possible by an apology, and he who suffered the injury must also forgive, without further wrangling. But if they have offended one another, they must forgive one another`s trespasses for the sake of your prayers which should be recited with greater sincerity each time you repeat them. Although a brother is often tempted to anger, yet prompt to ask pardon from one he admits to having offended, such a one is better than another who, though less given to anger, finds it too hard to ask forgiveness. But a brother who is never willing to ask pardon, or does not do so from his heart, has no reason to be in the community, even if he is not expelled. You must then avoid being too harsh in your words, and should they escape your lips, let those same lips not be ashamed to heal the wounds they have caused. Thank You!
  • Tulisan Teratas

  • Meta

Oknum Pejabat Diadukan Teman Selingkuhnya

Posted by niasbaru on October 10, 2007

  PDF Cetak E-mail

Pematangsiantar, WASPADA Online

Oknum pejabat Pemkab Simalungun diadukan korban, wanita teman selingkuhnya, seorang penyanyi Kota Pematang Siantar dan Kabupaten Simalungun ke Polres Simalungun, karena diduga memaksa menggugurkan janin hasil perselingkuhan mereka dan pengancaman dengan pistol.

Korban JT, 35, warga Pematang Siantar didampingi kuasa hukumnya Sarbudin Panjaitan, SH mengadukan hal itu ke Markas Polres Simalungun di Jalan Jend. Sudirman, Pematang Siantar, Minggu (7/10) siang, diterima Bamin Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Aipda RM. Tambunan dan didaftar dalam Laporan Polisi nomor 658/X/2007 tanggal 7 Oktober 2007.
Menurut JT, perselingkuhannya dengan oknum pejabat Pemkab ON, 40, yang sudah memiliki tiga anak dari istri yang sah dimulai Juni 2006. Perselingkuhan itu diawali hubungan asmara di beberapa café dan kedai tuak, dilanjutkan hubungan badan dua kali seminggu di beberapa hotel dan rumah kontrakan korban.

Akibat perselingkuhan itu, korban hamil pada November 2006. Ketika kehamilannya berusia dua bulan, korban memberitahukan kepada oknum pejabat itu, ternyata ON malah menyuruh korban menggugurkan kandungannya. Korban tidak mau melakukan dan ingin memelihara anak dalam kandungannya. Namun awal Januari 2007, janin dalam rahim korban jatuh sendiri.

Hubungan korban masih berlanjut, namun korban harus rela menerima perlakuan kasar ON dan sering memamerkan senjata api (pistol) miliknya, malah menyuruh korban menyimpannya saat mereka berduaan. ON yang termasuk mudah cemburu tidak segan-segan mengacungkan pistol kepada korban bila melihat pengunjung café selalu meminta tambah lagu kepada korban saat bernyanyi. Pengalaman paling menyakitkan dialami korban, usai bernyanyi di satu café di  Parapat beberapa bulan lalu, ON langsung berteriak marah-marah di hadapan banyak orang seraya mengarahkan pistolnya ke arah korban dan mengancam menembaknya.

Meski sering bertengkar dan sering mendapat ancaman pistol, hubungan korban dengan ON tetap berlanjut dan tindakan paling menyakitkan dilakukan ON, ketika korban memberitahu kepada ON  dia hamil lagi dan saat ini sudah berusia dua bulan lebih. ON langsung menyuruhnya menggugurkan kandungan dan menyerahkan uang Rp150.000 dengan menyuruh stafnya mengantarkan kepada korban. “Saya hanya memintanya bertanggung jawab atas hubungan yang kami lakukan, tapi ON malah buang badan.”

Menurut korban, dia sudah tidak tahan lagi dan trauma menghadapi segala tingkah ON, apalagi tidak mau bertanggung jawab atas hubungan perselingkuhan mereka hingga nekad menghubungi pengacara mengadukan hal itu ke Polres Simalungun.

Menurut Sarbudin Panjaitan, kuasa hukum korban, tindakan ON secara pidana diduga melanggar Pasal 53 jo 55 (1) ke-2 jo 347 KUH Pidana yakni percobaan melakukan, menganjurkan untuk pengguguran kandungan, kemudian pengancaman dengan senjata api diduga melanggar Pasal 335 KUH Pidana.

Secara administrasi, imbuh Panjaitan, ON diduga melanggar Peraturan Pemerintah (PP) nomor 30 tahun 1980 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS), di mana dalam Pasal 2 disebutkan ada kewajiban setiap PNS menjadi teladan warganya dan yang baik bagi masyarakat serta Pasal 3 (1) menyebutkan setiap PNS dilarang melakukan hal-hal yang dapat merendahkan kehormatan atau martabat negara, pemerintah dan PNS.(a14)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: